Akhir Pekan, KPU Grobogan Terima Karangan Bunga Papan

Sejumlah karangan bunga papan dikirimkan oleh beberapa aliansi di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Grobogan, Jumat (19/04) sore. Karangan bunga tersebut, dipampang tepat di depan kantor KPU Grobogan.


Dalam karangan bunga itu tertulis dukungan kepada KPU Grobogan untuk menegakkan aturan sesuai undang-undang.

Karangan bunga papan tersebut dipasang di depan kantor KPU Grobogan pada pukul 15.00 WIB, dan diketahui dikirimkan oleh dua pemasang karangan bunga di pagar kantor KPU Grobogan. 

Dalam satu karangan bunga papan tertulis dari Relawan Aliansi Masyarakat Grobogan (RAMG) tertulis "KPU Grobogan Harapan Rakyat, untuk Tegakan aturan UU". 

Satu karangan bunga papan lain berasal dari Penyelamat Demokrasi Indonesia (PDI) dengan tulisan "Terimakasih KPU yang tetap bersama rakyat, bukan pemilik syahwat".

Karangan bunga papa lainnya berasal dari Kelompok Pegiat Demokrasi (KPD) tertulis "Kami bersama KPU meneguhkan suara rakyat suara Tuhan". 

Diduga karangan bunga papan tersebut dikirim dari beberapa calon legislatif (caleg) yang khawatir dirinya tak mampu bertengger di kursi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Grobogan. Alasannya adalah karena adanya sistem pembagian wilayah melalui komandante yang dilakukan Partai PDI Perjuangan. 

Disebutkan dalam Peraturan DPP PDIP Nomor 3 Tahun 2024 yang diterbitkan 17 April 2024, huruf B bahwa penentuan calon terpilih dalam pelaksanaan Pemilu Legislatif Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten/Kota tahun 2024 adalah berdasarkan peraih suara terbanyak sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum.

Dalam peraturan tersebut juga sudah ditetapkan mekanisme potensi perselisihan atas Pemilu antara anggota DPR hingga DPRD melalui Mahkamah Partai. 

Peraturan tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Hasto Kristiyanto.

Terpisah, Ketua KPU Grobogan, Agung Sutopo saat dikonfirmasi melalui telfon, mengatakan terkait kiriman bunga yang terpampang di depan KPU Kabupaten Grobogan pihaknya belum tahu karena saat ini dirinya sedang dinas luar. 

"Saya malah belum tahu terkait adanya karangan bunga di KPU Grobogan," ungkapnya Jumat (19/04) sore.

Dalam hal Ini, Ketua KPU Grobogan enggan berkomentar lebih banyak terkait pengiriman karangan bunga yang berkaitan dengan pengunduran diri caleg di Grobogan belum lama ini.

Dikabarkan, ada tiga caleg dari Partai PDI Perjuangan yang mengundurkan diri meski meraih suara tinggi. Satu caleg berasal dari Dapil 1 dan dua caleg lainnya dari Dapil 2.