Akhiri Masa Jabatan, Anggota DPRD Karanganyar Bakal Terima Rp2 Juta

Mengakhiri masa jabatannya, setiap anggota DPRD Kabupaten Karanganyar termasuk yang terpilih kembali sebagai legislator periode 2019-2024 bakal memperoleh tali asih sebesar Rp8 juta.


Pemerintah Kabupaten Karanganyar menyediakan anggaran tersebut dalam APBD dalam pos komponen dewan.

Sekertaris DPRD Kabupaten Karanganyar Sujarno saat dikonfirmasi membenarkan adanya pemberian tali asih pada anggota DPRD yang bakal mengakhiri masa jabatannya.

Hanya saja, ungkap dia, pemberian itu bukanlah tali asih melainkan jasa pengabdian.

"Tali asih itu dalam UU tidak boleh. Yang diatur itu pemberian jasa pengabdian dan ada regulasinya," paparnya, Kamis (13/6).

Menurutnya, uang jasa pengabdian itu diberikan sesuai masa kerja anggota DPRD. Alhasil, besaran yang bakal diterima per anggota DPRD berbeda-beda.

"Tergantung masa kerjanya. Kalau empat tahun masa kerja itu besarannya Rp2 juta dikalikan empat. Sedangkan untuk PAW itu diberikan satu kali saja, Rp2 juta," jelasnya.

Dia mengatakan, pemberian uang jasa pengabdian ini bersifat sah dan tidak melanggar aturan karena sudah dianggarkan dalam APBD.

Terkait adanya isu di masyarakat bahwa anggota DPRD Karanganyar yang ada saat ini akan dibawa pelesiran ke pulau Bali sebagai salah satu hadiah atas pengabdiannya, Sujarno langsung membantah kabar tersebut.

Menurutnya, kunker pada penghujung masa kerja anggota DPRD ini, sebagai bentuk tanggung jawab untuk dipertanggungjawabkan sesuai yang sudah di bahas dan direncakan.

Ke Bali itu kan hanya satu tempat saja yang kita tuju. Dan ini sebagai tanggung jawab kita terhadap pertanggungjawaban sesuai dengan yang dibahas," terangnya.