BPBD Kota Salatiga Minta Bantuan Logistik Bagi Korban Banjir ke Provinsi

BPBD Kota Salatiga meminta bantuan logistik ke BNPB pusat diperuntukkan bagi korban banjir di daerah tersebut.


Kepala BPBD Kota Salatiga, Anjar mengatakan, tercatat ada 10 titik di wilayah Salatiga yang terendam banjir akibat curah hujan deras sejak Sabtu (21/1).

"Kami meminta bantuan khususnya logistik seperti selimut, tikar, makanan kering serta perlengkapan bayi/ balita," ungkap Anjar kepada RMOL Jateng, Minggu (22/1).

Dia mengatakan, bantuan tersebut sudah datang dan langsung didistribusikan oleh tim gabungan.

Adapun, tim relawan terdapat lima kelompok dengan masing-masing terdiri dari 10-15 orang.

"Hari ini sudah kita distribusikan. Dibantu instansi-instansi samping seperti TNI, Polri, Linmas, Satpol PP, serta relawan dan warga logistik kita sebar bagi korban banjir," tandasnya.

Sejauh ini, akunya, tidak ada korban jiwa atau pun warga harus dievakuasi dari rumah mereka akibat banjir.

Rumah warga terendam banjir memilih tetap bertahan dan menaikkan serta mengevakuasi barang-barang berharga ke tempat lebih tinggi.

Ini juga menjadikan alasan BPBD Kota Salatiga tidak mengajukan permohonan tenda.

"Karena memang korban banjir tidak ada yang mengungsi atau perlu dievakuasi dari kediaman mereka," terangnya. 

Hingga saat ini, tim relawan bersama warga bahu membahu melakukan pembersihan lokasi yang tertimbun lumpur bekas banjir yang mulai surut. Tak hanya itu, relawan juga membuat penahan banjir dari tumpukan karung diisi pasir.