Cerita Fitri, Atlet Anggar Andalan Kabupaten Batang

Siapa bilang olahraga tidak bisa menghidupi? Pertanyaan itu akan terbantahkan saat mengenal sosok Khofifatul Laela Fitriana (24).


Ia adalah atlet anggar andalan pemerintah Kabupaten Batang. Bergelut dengan anggar sejak Sekolah Menengah Pertama (SMP), Fitri sudah merasakan medali dari tingkat lokal hingga nasional.

"Aku hidup di anggar dan dihidupi anggar, jadi olahraga bisa dijadikan hobi yang dibayar. Kalau mencari uang kita ya bekerja," kata warga Denasri Wetan, Kecamatan Batang itu, Kamis (3/8).

Prestasi di olahraga anggar membuatnya mendapat beasiswa sejak SMP, SMA, hingga kuliah di USM. Tidak hanya itu, pekerjaannya di BPR BKK Batang juga karena anggar.

Fitri bercerita awal mengenal anggar saat SMP. Waktu itu, ia tertarik dengan anggar karena tidak pernah melihat sebelumnya.

"Saya tertarik itu karena aneh olahraganya. Saya ngga pernah lihat sebelumnya," katanya lalu tertawa.

Tak hanya sekolah gratis, Fitri pun punya kesempatan berkeliling Indonesia. Hampir semua provinsi di Indonesia pernah didatanginya untuk berbagai kejuaraan.

Pengalamannya bertanding pun banyak l, mulai dari kejuaraan daerah hingga nasional. Ia bahkan pernah masuk pelatnas Sea Games.

Saat pelatnas, Fitri sempat masuk tiga besar.  Meski belum mendapat kesempatan berlaga di Sea Games, namun baginya hal itu pengalaman tak terlupakan.

"Sekarang saya mau bertanding di Porprov Jateng 2023. Targetnya 1 emas, melesetnya dapet dua emas," kata perempuan berhijab itu.

Ia mengakui bahwa anggar bukan olahraga murah. Peralatan anggar harganya jutaan rupiah.

Namun, selama ini, ia selalu mendapatkan peralatannya secara gratis karena berprestasi.