Demak Launching Layanan Antar Jemput Pasien dan Jenazah

Bupati Demak Bersama Sekda, Kepala Dinkes Dan Peserta Lauching Latanza Di Pendopo Demak, Senin (27/02). Foto: Nungky S Nurhidayanto/RMOLJateng
Bupati Demak Bersama Sekda, Kepala Dinkes Dan Peserta Lauching Latanza Di Pendopo Demak, Senin (27/02). Foto: Nungky S Nurhidayanto/RMOLJateng

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Demak kembali melakukan inovasi layanan kesehatan bagi masyarakat dengan meluncurkan layanan antar jemput pasien dan ambulans jenazah (Latanza), di Pendopo Kabupaten Demak, Senin (27/02).

Latanza sendiri merupakan pengembangan dari sistem Demak Emergency System Public Safety Center 119 (DES PSC 119) yaitu sistem penanggulangan gawat darurat terpadu yang sudah diperkenalkan sejak 2017 yang selama ini melakukan pelayanan pada pertolongan pertama kegawat daruratan.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Demak, dr. Eisti’anah, saat memberikan sambutan sekaligus meluncurkan acara launching Latanza sembari memberikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Demak.

Layanan Latanza ini, lanjut Bupati, akan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan antar jemput pasien dari rumah ke fasilitas kesehatan dengan didampingi tim tenaga kesehatan dan armada ambulan yang lengkap dengan alat dan obat-obatan emergency

"Selain itu, layanan ini juga akan memberikan fasilitas ambulan jenazah bagi masyarakat yang membutuhkan," ucap Bupati.

Pihaknya juga berpesan kepada para Camat dan Kepala Desa yang hadir di Pendopo Demak tersebut untuk menyampaikan inovasi produk Dinkes Demak tersebut kepada masyarakat luas. 

"Sampaikan bahwa kita, Pemkab Demak memiliki DES PSC 119 yang diperuntukkan untuk semua masyarakat Kabupaten Demak, terutama masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan kegawatdaruratan seperti kecelakaan, ibu melahirkan, informasi ketersediaan darah, mau pun informasi ketersediaan tempat rawat inap,” terang Bupati

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Demak, Ali Maimun, mengatakan bahwa layanan Latanza ini merupakan salah satu upaya Demak dalam mencapai Universal Health Coverage (UHC), yaitu program yang memberikan kemudahan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. 

“Demak sudah mencapai UHC sebesar 98 persen per Maret 2024, artinya hampir seluruh masyarakat Demak sudah tercover oleh program jaminan kesehatan nasional. Namun, kita tidak berhenti disitu, kita terus berinovasi untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi,” pungkasnya.

Dalam launching tersebut juga dilakukan simulasi penanganan kegawatdaruratan oleh tim DES PSC 119 dan Latanza.