Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Di Semarang

Warga Mendut Utara, Manyaran, Semarang Barat dikejutkan dengan kehadiran sebuah mobil yang berasal dari Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror yang melakukan penggeledahan di rumah salah seorang  terduga teroris berinisial A pada Sabtu (4/8) sore.


Dari keterangan salah satu warga  yang enggan disebutkan namanya, menerangkan bahwa A merupakan warga yang sudah tinggal sekitar 3 tahun. Hanya saja, meski terbilang warga baru namun orang tua A masih tinggal disekitar kediamannya.

"Orang tua A masih satu RW, cuman beda RT, tetanggaan gitu. A ini sebelumnya tinggal di wilayah Panjangan, tapi sudah 3 tahun tidak ngurus izin resmi. Kalau ditanya identitasnya ngeles terus," ujarnya

Ia menambahkan tim Densus datang sekitar pukul 15.00 Wib, sebanyak 5 mobil mengundang perhatian warga, apalagi wilayah tersebut cukup sempit untuk dilewati sebuah mobil.

"Tadi ramai-ramai warga menonton, banyak petugas pakai seragam lengkap berjaga di depan rumah si A. Awalnya tidak tahu itu kenapa," sebutnya.

Lanjut waga, dalam penangkapan ini selain mengamankan bapak 6 orang anak ini, petugas membawa kotak kerdus, dan diduga berisi buku-buku berfaham radikal serta lambang garuda tanpa mata.

"Katanya salah satu petugas kami dengar ada buku dan garuda tanpa mata," ungkapnya.

Sebelumnya, Densus 88 antiteror telah mengamankan 3 terduga teroris yakni 2 warga Tegal dan satu warga Kota Semarang. Hal ini juga dibenarkan oleh Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono saat dikonfirmasi.

"Iya betul, terduga teroris di Tegal 2 dan 1 di Semarang" katanya.