Diduga Lakukan Pencabulan, Pria di Blora Terancam 12 Tahun Penjara

Pelaku pencabulan saat dibawa di lokasi konferensi pers. RMOL Jateng
Pelaku pencabulan saat dibawa di lokasi konferensi pers. RMOL Jateng

Seorang pria berinisial Z, warga Kabupaten Blora Jawa Tengah terancam pidana 12 tahun penjara. Hal tersebut lantaran Z diduga melakukan tindak pidana pencabulan terhadap sesama jenis dengan korban anak di bawah umur. 


Kapolres Blora AKBP Agus Puryadi, melalui Kasat Reskrim AKP Selamet mengungkapkan, pelaku dan korban sudah akrab karena hubungan antara guru dan murid. 

"Berawal dari antara korban dan pelaku sudah kenal lama karena terduga pelaku merupakan guru ngaji dan korbannya adalah salah satu muridnya," ucap Kasat Reskrim Polres Blora dalam konferensi pers di Gedung Tristan Polres Blora, Rabu, (27/9). 

Kasat Reskrim membeberkan kejadian tersebut berlangsung beberapa kali, dan korban tidak hanya satu, namun ada sekitar tiga orang. 

"Untuk itu kami sangat hati hati dalam melakukan penyelidikan dan penyidikan kasus ini. Untuk menjaga mental dari korban karena korban anak-anak," ungkapnya. 

Dia berharap dengan terungkapnya kasus ini, masyarakat Blora lebih berhati hati terhadap hal-hal tersebut.

"Tidak menutup kemungkinan hal itu terjadi pada siapapun. Dan kebetulan pas terduga pelakunya adalah guru ngaji," imbuhnya. 

AKP Selamet mengatakan pihaknya tidak menghakimi semua orang berbuat seperti itu, melainkan perorangan, memiliki potensi penyimpangan. 

"Pelaku kita sangkakan Pasal 6 huruf C Jo Pasal 15 Ayat 1 huruf G Undang-Undang No. 12 tahun 2022 Tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual atau Pasal 292 KUHPidana ancaman maksimal 12 tahun penjara," ujarnya.