Disdikbud Batang Butuh 600 Tenaga Administrasi dan Kependidikan

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Batang kekurangan tenaga administrasi dan kependidikan.


Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Batang, Bambang Suryantoro Sudibyo.

"Harapan kami Rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Batang tahun 2024 bisa memenuhi kebutuhan itu," katanya saat dihubungi, Sabtu (6/1).

Menurut Bambang, sampai saat ini belum ada pembahasan teknis mengenai rekrutmen PPPK tahun 2024. 

Namun, ia berharap formasi yang dibuka dapat mengakomodasi kebutuhan tenaga administrasi dan kependidikan yang sangat dibutuhkan oleh Disdikbud Batang dan sekolah-sekolah.

“Kami berharap tahun ini bisa mengangkat tenaga administrasi. Karena di dinas sendiri sebenarnya sangat butuh bantuan staf administrasi. Kemudian tenaga administrasi di tingkat Korwil dan TU atau tata usaha di sekolah-sekolah,” ujarnya.

Idealnya setiap SD memiliki minimal satu TU yang berstatus PNS atau PPPK. Hal ini bertujuan agar guru dapat lebih fokus dalam mengajar dan tidak terbebani dengan tugas administrasi.

“Di SMP kita bisa lihat, TU-TU rata-rata sudah mau pensiun. Padahal untuk menggarap administrasi BOS saja kewalahan, belum juga aset,” tambahnya.

Bambang memperkirakan, kebutuhan untuk tenaga administrasi dan kependidikan di Disdikbud Batang dan sekolah-sekolah ada sekitar 600 orang.

Rincian kebutuhan  untuk mengcover 453 SD dan 76 SMP dan staf di 6 bidang di bawah Disdikbud Batang dan Korwil Bidang Pendidikan.

“Hitungan kasarannya sekitar 600 orang, karena kami juga berharap ada tenaga administrasi untuk dinas. Di sini ada Kasi SD yang punya stafnya satu. Padahal SDnya ada 453. Saat ini memang dengan kondisi seperti ini masih bisa berjalan namun agak pontang-panting, alangkah lebih baiknya bisa diakomodir. Sehingga nantinya kinerjanya lebih efektif dan maksimal,” harapnya.