Ditangkap Polisi, Pelaku Tawuran Remaja di Bangetayu Cium Kaki Orangtua

Unit Reskrim Polsek Genuk Polrestabes Semarang berhasil menangkap 5 remaja yang terlibat tawur mengunakan senjata tajam, di Gang Jajan Pawar, Bangetayu Kulon,Genuk pada hari Minggu (17/4/22) sekira pukul 03.00. Peristiwa ini sempat viral di media sosial dan menjadi perhatian nitizien.


Kasat Reskri Polrestabes Semarang AKBP Dony Lombantoruan yang didampingi Kapolsek Genuk Kompol Subroto mengungkapkan kelima remaja yang ditangkap masing masing KI, RF, WR, AH,  MR ditangkap di rumahnya masing setelah sebelumnya menangkap RA yg kedapatan membawa sajam si rekaman CCTV warga.

" Awalnya remaja ini sebagian pelaku tawuran berkumpul di lapangan Dempel Pedurungan untuk bermain sepak bola. Mereka ini sebelumnya juga pesta miras terlebih dahulu. Saat melintas menyebrang rel mereka bertemu dengan sekolompok remaja yang duduk di jembatan tak jauh dari TKP," ungkap AKBP Dony S Lombantoruan,  saat rilis kasus Rabu (20/4/22).

Sementara itu Kapolsek Genuk Kompol Subroto menambahkan, karena saling pandang inilah yang akhirnya memicu tawuran dan  saling kejar dengan membawa senjata tajam. Begitu ada patroli dari opsnal Polsek Genuk, mereka melarikan diri.

Pasca kejadian tim opsnal yang dipimpin Kabit Reskrim AKP Slamet Widodo langsung bergerak. Kurang dari 1x24 jam mereka dapat ditangkap. Setelah dilakukan pemeriksaan mereka akhirnya membuat surat pernyataan dan harus wajib lapor di Mapolsek Genuk.

Dalam rilis kasus, orang tua para pelaku tawuran ini dihadirkan. Disaksikan oleh Polisi, mereka bersimpuh mencum kaki orang tuanya sambil menangis. Perwakilan orangtua korban juga meminta maaf kepada masyarakat kita Semarang atas kejadian yang membuat gaduh dan tidak nyawan.