DKK Solo Memperluas Penelusuran Kontak Erat Kasus Covid di Sekolah

ilustasi/ RMOL Jateng
ilustasi/ RMOL Jateng

Temuan kasus virus Covid-19 di sekolah makin bertambah. Hingga Kamis (3/2) sudah ada 13 sekolah yang terpapar dari awalnya hanya 11 sekolah.


Dari Dinas Kesehatan Solo terus memperluas pelaksanaan tracing kepada masing-masing sekolah. 

Diketahui sekolah tersebut adalah SDN Sayangan, SDN 16, SDN Pangudi Luhur Santo Valentinus, SD Kratonan, SMPN 4, SMP Bintang Laut, SMAN 1 Solo, SMAN 5, SMK Mikael, SMA Warga, dan SMA Kristen 1. 

"Sementara yang terbaru adalah SMA Regina Pacis (Ursulin) dan SMA MTA Solo," jelas Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo Siti Wahyuningsih,Jumat (4/2). 

Bagi sekolah yang memiliki kasus Covid 19 langsung ditutup dan dilakukan tracing dan penyemprotan disinfektan.  

Ditambahkan Ning, jumlah siswa dan guru yang terpapar kebanyakan tanpa gejala. Dari kasus sekolah tersebut bukanlah hasil surveilans tetapi karena ada kasus kemudian dilakukan tracing (penelusuran). 

"Tracing terus dilakukan sampai bersih atau tidak ditemukan kasus lagi. Contohnya SMA Warga itu kita tracing sampai lima kali jadi kita usahakan sampai bersih," tegasnya.  

Sementara Data Dinas Kesehatan Kota Solo, Kamis (3/2) jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 38 orang. Dari jumlah tersebut diketahui 32 kasus diderita warga Solo. 

Sisanya yakni 6 orang merupakan warga luar kota. Sehingga dengan penambahan 38 kasus maka kasus aktif Covid-19 ada 151 kasus.

Dari 151 kasus tersebut sebanyak 137 pasien menjalani isolasi mandiri dan 14 pasien dirawat di rumah sakit.