Dua Tahun Jadi DPO, Pelarian AHW Berakhir di Sel Polres Sukoharjo

AHW buron 2 tahun kasus penjambretan saat diperiksa Satreskrim Polres Sukoharjo. Almira Nindya/ Dok.RMOLJateng
AHW buron 2 tahun kasus penjambretan saat diperiksa Satreskrim Polres Sukoharjo. Almira Nindya/ Dok.RMOLJateng

Pelarian AHW (33), warga Banjarsari, Solo berakhir di sel Polres Sukoharjo. Pelaku penjambretan ini sebelumnya melarikan diri hingga namanya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dua tahun lamanya.


AHW merupakan pelaku penjambretan yang terjadi di Jalan Desa Karangwuni Nglinduk, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo. Saat itu ia melakukan aksi jambret bersama temannya NAP yang sudah lebih dulu ditangkap dan kini menjalani hukuman.

Kapolres Sukoharjo AKBP Sigit melalui Kasat Reskrim Polres Sukoharjo, AKP Dimas Bagus, mengungkapkan bahwa AHW ditangkap setelah melancarkan aksi penjambretan tas milik korban YN, dengan cara menarik tas secara paksa dari korbannya saat korban mengendarai sepeda motor.

"Dalam aksinya itu, AHW bersama temannya yang berinisial NAP sempat melarikan diri setelah diteriaki oleh warga sekitar. Namun dalam kejadian tersebut NAP berhasil diamankan, dan AHW menjadi DPO selama kurang lebih 2 tahun,” jelas AKP Dimas, Rabu (31/1).

Kasat Reskrim juga menambahkan bahwa pelaku mengira bahwa polisi sudah lupa terkait kasusnya. Namun saat penyidik mengetahui keberadaan pelaku dan dipastikan ia adalah AHW pelaku jambret, maka dengan mudah ia diamankan.

Atas perbuatannya itu, AHW akan dijerat dengan Pasal 365 ayat (2) ke-2 KUH Pidana atau Pasal 363 ayat (1) Ke-4 KUH Pidana, tentang kekerasan atau pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman pidana penjara paling lama 4 tahun.