Duit APBD Grobogan 2023 Nyisa Rp151 Miliar

Wakil Bupati Grobogan Bambang Pujianto saat membacakan LKPJ 2023 di gedung DPRD Grobogan, Rabu (20/3) siang. Rubadi/Dok.RMOLJateng
Wakil Bupati Grobogan Bambang Pujianto saat membacakan LKPJ 2023 di gedung DPRD Grobogan, Rabu (20/3) siang. Rubadi/Dok.RMOLJateng

Sisa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Grobogan Tahun 2023 menyisakan Rp151 Miliar.


Hal itu diketahui dalam sidang Paripurna DPRD Gobogan dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Grobogan Akhir Tahun Anggaran 2023 di gedung DPRD setempat, Rabu (20/3).

Wakil Bupati Grobogan, Bambang Pujiyanto menuturkan, dari alokasi sebesar Rp 2.818.998.277.220, realisasi belanja Pemkab Grobogan 2023 terealisasi 94,50 persen. Sehingga menyisakan pembiayaan anggaran sebesar Rp 151.489.829.021

Rinciannya  komposisi belanja operasional sebesar 69,44 persen, belanja modal 13,66 persen, belanja transfer 16,45 persen, dan belanja tidak terduga sebesar 0,45 persen. 

Sementara itu, target pendapatan daerah tahun 2023 sebesar Rp 2.672.717.507.285 terealisasi sebesar 99,88 persen.

Komposisinya yakni Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 16,21 persen, pendapatan transfer sebesar 83,53 persen, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah ssebesar 0,26 persen.

Bambang Pujianto memaparkan, keseluruhan, hasil penyelenggaraan urusan pemerintahan selama Tahun Anggaran 2023, meliputi program, kegiatan dan realisasinya. 

”Pada Tahun 2023 Pemerintah Kabupaten Grobogan menerima tugas pembantuan dari Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Pertanian, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana,  serta dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan total anggaran sebesar Rp 12.234.718.000,- terserap sebesar 95,92 persen,” jelasnya.

Dikatakannya, ada tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi pelaksana tugas bantuan tersebut, yaitu Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Pertanian, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah. 

Seluruh program dan kegiatan yang selesai dilaksanakan yakni meningkatkan Pengelolaan dan Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum, Pengelolaan dan Pengembangan Sistem Air Limbah setempat, Ketersediaan Akses dan Konsumsi Pangan Berkualitas, dan Penanganan Pasca Bencana Kabupaten/Kota dan lainnya.

”Hal-hal yang telah saya sampaikan tersebut di atas adalah pokok-pokok LKPJ Bupati Grobogan Akhir Tahun Anggaran 2023. Kami menyadari bahwa pada tahun 2023, masih terdapat berbagai kendala dan tantangan, yang sangat berpengaruh terhadap pencapaian kinerja Tahun 2023. Namun dengan semangat kebersamaan, tatanan kehidupan masyarakat pada umumnya dapat berlangsung dalam suasana yang harmonis dan kondusif,” pungkasnya.