Gelagat Tak Maju sebagai Calwakot Salatiga, Muh Haris Beratkan Amanah Rakyat di DPR RI

Calon Legislatif (Caleg) terpilih dari Dapil I Jateng dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dr. H. Muhammad Haris, S.S., M.Si saat bersama wartawan di Salatiga, Minggu (10/3). Erna Yunus B/Dok.RMOLJateng
Calon Legislatif (Caleg) terpilih dari Dapil I Jateng dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dr. H. Muhammad Haris, S.S., M.Si saat bersama wartawan di Salatiga, Minggu (10/3). Erna Yunus B/Dok.RMOLJateng

Calon Legislatif (Caleg) terpilih dari Dapil I Jateng dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dr. H. Muhammad Haris, S.S., M.Si.,  mengaku lebih memberat tugas dan amanah yang di emban di DPR RI, ketimbang maju di sebagai Calon Wali Kota (Calwakot) di Pilkada Salatiga 2024 ini.


Hal ini diungkapkan Haris saat momen silahturahmi ke wartawan yang bertugas di Kota Salatiga, Minggu (10/3).

Disampaikan Wakil Wali Kota Salatiga periode 2011–2016 dan 2017–2022 itu, amanah kepercayaan kepadanya adalah satu hal yang luar biasa yang diberikan warga masyarakat di Kota Salatiga, Kota Semarang dan Kabupaten Kendal.

"Untuk itu, amanah ini akan saya emban sebaik-baiknya. InsyaAllah setelah nanti terpilih dan dilantik, saya kembali ke Dapil I Jateng ini dengan menjalankan kepercayaan itu dan memberikan yang terbaik serta melaksanakan tugas-tugas saya," ungkap pria kelahiran, Pacitan, 6 Februari 1966 lalu itu.

Lantas bagaimana rencana DPD PKS Salatiga yang sempat mengusung dirinya sebagai Calon Wali Kota Salatiga 2025-2029, meski tidak secara terang-terangan Haris mengaku tidak akan 'maju' dalam Pilkada Salatiga.

Kembali, saat wartawan membutuhkan ketegasan apakah berarti dirinya tidak akan maju di bursa Pilkada Salatiga Haris hanya tertawa.

Yang pasti dia kembali menegaskan akan melaksanakan amanah yang diberikan oleh warga dari Dapil I Jateng. Sebagai catatan, dalam Pemilu lalu Muh Haris mendapatkan 64. 900 ribu perolehan suara 'by name'.

Haris kembali menegaskan, tidak akan mengesampingkan amanat warga di Dapil I untuk melanjutkan tugas.

Ia justru mendoakan akan ada calon pemimpin masa depan membawa Salatiga lebih maju.

"Semoga ada calon-calon terbaik yang maju dalam pilkada kota Salatiga," ujarnya.

Jika nantinya DPP PKS tetap mengusung Haris sebagai wakil PKS untuk maju di Pilkada Salatiga, apakah ia akan menolak. Dengan senyum penuh makna Haris mengaku enggan berkomentar. "Kalau itu saya tidak bisa berkomentar," pungkasnya.

Atau justru istrinya, Hj. Ida Nurul Farida, M.Pd akan maju dalam Pilkada Salatiga, Muh Haris memastikan jika istrinya pun akan lebih memberatkan kepercayaan yang diberikan untuk duduk di DPRD Provinsi Jawa Tengah.

Seperti diketahui, Ida Nurul Farida juga kembali lolos duduk di DPRD Provinsi Jateng di Pemilu 2024 lalu.

Yang pasti, Haris menegaskan PKS sebagai salah satu partai besar dan sempat memimpim Salatiga dua periode, ssal Pilkada 2024 ini tidak akan absen mengusung calonnya.

"PKS akan tampil dengan calon yang terbaiknya, InsyaAllah akan ada calon dan kader yang terbaik dimunculkan oleh PKS di Pikada 2024 ini. Sebagai tradisi PKS, kami menunggu mekanisme PKS pusat," akunya.

Dalam kesempatan itu, Haris pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Kota Salatiga, Kota Semarang dan Kabupaten Kendal yang telah memberikan kepercayaan memilih dirinya pada Pemilu Legislatif DPR RI 2024 lalu.

"Insya Allah atas dukungan pilihan warga di Dapil 1 ini saya masuk sebagai salah satu calon yang terpilih untuk DPR RI. Saat ini tinggal menunggu penetapan KPU pusat, setelah serangkaian penghitungan mulai dari tingkat kabupaten kota hingga KPU pusat berjalan," puncaknya.