Guru Harus Garda Terdepan Gempur Rokok Ilegal

Bupati Demak dalam kegiatan Gempur Rokok Ilegal bersama tenaga pendidik. Nungki/Dok.RMOLJateng
Bupati Demak dalam kegiatan Gempur Rokok Ilegal bersama tenaga pendidik. Nungki/Dok.RMOLJateng

Guru harus bisa jadi garda terdepan dalam memberikan pemahaman dan wawasan tentang bahaya roko ilegal. 

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Bupati Demak, Ali Maksum dalam gelaran sosialisasi perundang - undangan di bidang cukai bertajuk Gempur Rokok Ilegal di Aula Dinas Pendidikan dan kebudayaan Demak, Sabtu (9/3).

"Sosialisasi ini penting, sebagai langkah strategis untuk memberikan bekal dan wawasan dalam menghadapi maraknya peredaran rokok ilegal di Kabupaten Demak," ucapnya.

Ia menjelaskan, rokok ilegal sangat merugikan, baik dalam aspek kesehatan, ekonomi, hingga sosial. 

Rokok ilegal diproduksi tanpa mengikuti standar kesehatan dan keamanan yang ditetapkan. Bahan yang digunakan juga berbahaya, sehingga berdampak pada kesehatan masyarakat.

“Keberadaan rokok ilegal juga berpotensi meningkatkan jumlah perokok dan perokok pemula karena harganya yang relatif murah dan terjangkau serta mudah didapat,” ucapnya usai pelaksanaan.

Pihaknya berharap melalui forum sosialisasi tentang Gempur Rokok Ilegal dapat memberikan pemahaman yang utuh terkait peraturan perundangan-undangan di bidang cukai.

“Terlebih lagi, kalau kegiatan ini kan sasarannya merupakan tenaga pendidik. Menjadi harapan bersama, guru semua bisa mengedukasi anak didik akan bahaya rokok ilegal, mengingat siswa merupakan generasi penerus pembangunan,” tuturnya.

Ia juga menghimbau agar seluruh tenaga pendidik di Kabupaten Demak ikut berpartisipasi aktif dalam mengedukasi masyarakat, khususnya para pelajar tentang bahaya rokok ilegal.

“Guru harus menjadi garda terdepan dalam memberantas rokok ilegal. Ajak pelajar untuk tidak merokok dan tidak tergiur dengan rokok ilegal,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan rasa bangga karena  tahun 2023 Kabupaten Demak mendapatkan penghargaan sebagai pengelola DBHCHT terbaik se-Jawa Tengah.

“Mudah-mudahan prestasi ini mampu menjadi pelecut semangat bagi kita semua untuk terus mengoptimalkan penerimaan DBHCHT,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dindikbud Demak, Haris Wahyudi, menyatakan bahwa pihaknya sangat mendukung kegiatan sosialisasi ini.

“Kami berterima kasih kepada pemerintah kabupaten yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk mengikuti sosialisasi ini. Kami siap bekerja sama dengan pihak terkait dalam menggempur rokok ilegal di Kabupaten Demak,” ucapnya.