Implementasikan P5, Disdik Grobogan Gelar Deklarasi Anti Bullying dan Taat Berlalu Lintas

Bupati Grobogan dan Kadisdik Grobogan menanda menandatangani deklarasi anti bullying dan kekerasan anak
Bupati Grobogan dan Kadisdik Grobogan menanda menandatangani deklarasi anti bullying dan kekerasan anak

Kasus kekerasan dalam dunia pendidikan sering kita jumpai akhir-akhir ini. Adanya kasus tersebut terkadang mengganggu kenyamanan anak dalam menjalani proses belajar mengajar.


Tak jarang anak putus sekolah akibat adanya ancaman kekerasan serta bulliying. Untuk menghindari hal itu, Bupati Grobogan bersama dinas pendidikan Kabupaten Grobogan melakukan deklarasi anti kekerasan di alun-alun Purwodadi Grobogan. 

Kegiatan deklarasi diucapkan Bupati Grobogan ditirukan sejumlah pejabat serta Forkompimda Kabupaten Grobogan, serta ratusan siswa yang berada di alun alun. 

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi di banner yang disediakan di depan panggung kehormatan. 

Bupati Grobogan Sri Sumarni mengatakan perkembangan teknologi dan lingkungan global saat ini telah berubah drastis, sehingga generasi muda saat dituntut memikul tanggung jawab untuk mewujudkan Indonesia emas 2045 mendatang. 

"Untuk menjadi pemimpin hebat di masa depan, generasi muda tidak cukup dengan memperkuat pengetahuan, tetapi juga harus memperkuat keterampilan dan sikap, seperti kemampuan memimpin, berkomunikasi, berbahasa asing, berpikir kritis, dan kreatif," ujarnya, Rabu (1/11). 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Purnyomo mengatakan, kegiatan tersebut merupakan implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bertujuan  mewujudkan Pelajar Pancasila yang mampu berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, yaitu beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkebhinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.

"Jadi Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) salah satunya adalah menciptakan Pelajar Pancasila sesuai dengan pencanangan  Kemendikbudristek," ujarnya. 

Dijelaskannya kegiatan deklarasi yang dilakukan berfokus pada dua unsur yakni anti bulliying dan penanggulangan kenakalan remaja serta tertib lalu lintas. 

Pihaknya berencana menindaklanjuti kegiatan deklarasi dengan memberikan sosialisasi ke sekolah -sekolah di Kabupaten Grobogan.