Jalur Pantura Kaligawe Rusak Parah Paska Banjir

Jalan nasional Pantura Kaligawe rusak parah banyak sekali lubang di tengah jalan paska tergenang banjir selama seminggu lalu. Dicky Aditya/RMOLJateng
Jalan nasional Pantura Kaligawe rusak parah banyak sekali lubang di tengah jalan paska tergenang banjir selama seminggu lalu. Dicky Aditya/RMOLJateng

Seminggu paska banjir yang kini telah surut menyisakan persoalan kerusakan jalan di Jalur Pantura Kaligawe, Semarang.


Ruas nasional Semarang-Demak itu mengalami rusak parah, banyak titik-titik jalan berlubang akibat banjir. 

Jalan rusak dirasa warga pengendara yang setiap hari melintas berbahaya dan rawan menimbulkan kecelakaan. 

Aji, warga Genuk, pengendara di jalan Pantura itu menilai, jalan rusak harus secepatnya diperbaiki karena kendaraan yang melintas tidak nyaman dan saat ini sudah ramai kembali dilewati. 

"Semoga tidak dibiarkan terus, bahaya sekali karena nggak kelihatan ada lubang dalam-dalam. Bisa terperosok menyebabkan pengendara sepeda motor jatuh, lubangnya banyak dan ada di mana-mana beberapa titik berlubang semua," kata Aji, Sabtu (23/3). 

Pengendara lain, Rizky mengatakan, jalan rusak paling parah di depan RSI Sultan Agung sampai Terminal Terboyo. 

Pengendara harus sangat hati-hati dan mengurangi kecepatan, padahal arus kendaraan padat demi menghindari lubang di tengah jalan. 

Harapannya, segera agar diperbaiki, apalagi tak lama lagi juga jalan digunakan untuk menghadapi arus mudik. 

"Bahaya banget apalagi malam-malam lewat, isinya truk besar dan bus yang ngebut semua. Untuk menghindari lubang, harus ngerem mengurangi kecepatan dan itu berbahaya bagi pengendara kendaraan. Tapi, semoga saja diperbaiki sebentar lagi, karena kan disiapkan juga nanti untuk mudik," katanya. 

Dikonfirmasi terkait hal itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang Suwarto menjelaskan, jalan nasional rusak untuk perbaikan merupakan tugas DPU Provinsi Jawa Tengah dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), tidak wewenang DPU Kota. 

Namun melihat kondisi di lapangan, kemungkinan besar penanggung jawab operasional jalan akan memperbaiki jalan rusak dalam waktu dekat ini mempersiapkan infrastruktur untuk mudik Lebaran 2024 besok. 

"Bukan di kita sebenarnya, tetapi tetap kita proses setiap ada aduan dan laporan dari masyarakat agar ditindaklanjuti. Mungkin segera minggu ini, dari pusat juga sudah memberikan arahan instruksi untuk perbaikan jalan rusak, apalagi untuk jalan nasional Pantura," kata dia.