Kabar Gembira, Kades dan Perades di Kabupaten Magelang, Bisa Gajian

Kepala BPPKAD Siti Zumaroh, mendampingi Sekda Adi Waryanto, pada suatu acara beberapa waktu lalu. Istimewa
Kepala BPPKAD Siti Zumaroh, mendampingi Sekda Adi Waryanto, pada suatu acara beberapa waktu lalu. Istimewa

Sempat empat bulan tidak gajian sejak awal 2024, kini para kepala desa (kades) maupun perangkat desa (perades) di 334 desa di Kabupaten Magelang bisa tersenyum lebar. 


Kabar gembira ini disampaikan Kepala Dinas Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Magelang, Siti Zumaroh, mengatakan, yang sudah mengajukan permohonan pencairan, sudah cair.

Pengajuan yang disampaikan melalui Dispermades untuk 324 desa, lanjut Zumaroh, masuk ke rekening kas desa, sepekan menjelang lebaran.

"Hari ini ada pengajuan lagi dan sedang proses pencairan untuk 10 desa," kata Siti Zumaroh, Selasa (2/4).

Dengan demikian, dari 367 desa se Kabupaten Magelang, terdapat 33 desa yang masih harus bersabar menunggu giliran.

"Yang 33 (desa itu),  BPPKAD  belum  menerima pengajuan pencairan," kata Siti Zumaroh. 

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades), Gunawan Yudi Nugroho, mengatakan, seluruh kades dan perades se Kabupaten Magelang belum menerima gaji sejak awal 2024.

Penyebabnya, menurut dia, pemerintah daerah menunggu ketentuan teknis pencairan penghasilan tetap (siltap) dari pemerintah pusat.

Gunawan menyebutkan, sejauh ini, 334 dari total 367 desa sudah mengajukan permohonan pencairan gaji masuk ke BPPKAD.

Sekretaris Dispermades, Khoirul Anwar, menambahkan, besaran siltap kades dan perades didasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Di situ, terdapat aturan terkait siltap kades dan perades yang dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa atau APBDes.