Kala 31 Seniman Mural Berlomba Melukis Tanggul Raksasa Pekalongan

Puluhan seniman mural melukis sisi dinding tanggul raksasa penahan rob dan ombak pantai sepanjang 200 meter. Mereka mengikuti lomba mural yang digelar warga Kampung Pantaisari, Kelurahan Panjangbaru, Kota Pekalongan.


Total ada 31 pelukis mural dari berbagai kota di Jawa Tengah berpartisipasi dalam lomba tersebut.

"Saya sengaja ikut soalnya tertantang melukis dengan media tembok tanggul pantai menggunakan cat arkrilik atau cat khusus untuk dinding," kata seorang pelukis mural asal Kabupaten Demak, Sugiyono, Minggu (7/5).

Ia melakukan, observasi sebelum menggelar lomba untuk menggali ide agar sesuai dengan tema. Sugiyono akhirnya menggambar bertema perikanan sekaligus batik.

"Ceritanya ini bahwa batik itu muncul dari gagasan kearifan lokal, tumbuhan, binatang, kegiatan sosial atau budaya-budaya yang sudah ada. Misalkan itu membuktikan bahwa apa batik itu sudah muncul sejak jaman pra sejarah atau jaman kerajaan," jelasnya.

Butuh waktu satu setengah hari untuk menyelesaikan lukisan dengan panjang 4 X 2,2 meter. Tantangannya adalah cuaca panas dan angin laut yang bertiup cukup kencang.

Ketua Panitia Lomba Mural yang juga Lurah setempat, Rahman Akbar mengatakan kawasan Kampung Pantaisari yang berhadapan langsung dengan laut jawa merupakan pemukiman kumuh. Lomba itu diharapkan bisa mengubah wajah kampung.

Setelah diadakan lomba mural, warga setempat berharap wajah kampung mereka berubah lebih bersih. Lalu mendatangkan wisatawan lokal sehingga ekonomi menjadi lebih baik.

"Kami akan menjadikan lomba mural sebagai agenda tahunan karena sisa tembok tanggul yang belum dimanfaatkan masih panjang," jelasnya.

Total panjang tanggul laut ada mencapai 1,6 Kilometer.

"Saat ini yang untuk lomba panjangnya ini sekitar 200 meter, masing-masing peserta itu dapat space 4 meter, lebarnya sesuai dengan tinggi tanggul itu sekitar 2,2 meter. Ini pesertanya itu ada 31," jelasnya.