Kapolda Kawal Penanganan Kasus Pembunuhan Sadis di Wonogiri

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi beserta jajarannya, Sabtu (30/12) siang, ini direncanakan berkunjung ke Polres Wonogiri guna mengawal langsung penanganan kasus pembunuhan sadis yang terjadi di Wonogiri.


Pelaku pembunuhan di Kecamatan Girimarto, Wonogiri, Sarmo (35), ternyata sempat tidur di atas makam korbannya selama tiga bulan. Sarmo kemudian membongkar kuburan tersebut karena takut perbuatannya ketahuan oleh polisi.

"Kapolda datang untuk mengawal pengusutan kasus pembunuhan sadis di Wonogiri," ungkap Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, Sabtu (30/12) pagi.

Pelaku pembunuhan sadis, Sarmo yang merupakan warga Dusun Ciman, Desa Semagar, Kecamatan Girimarto, Wonogiri,  diduga membunuh dua orang. Modusnya adalah mencampurkan racun ke minuman korban. Sarmo sendirian menguburkan korbannya.

Korban pertama adalah Agung Santosa (47), warga Dusun Gombang, Desa Sajen, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten. Dia dibunuh sekitar November 2021. Korban kedua adalah Sunaryo (46) warga Dusun Panggih, Desa Jatipurno, Kecamatan Jatipurno. Dia dibunuh sekitar April 2022.

Sarmo mengubur korban Sunaryo di dalam rumah. Sunaryo dikubur di bawah dipan tempat Sarmo tidur sehari-hari.

Kerangka korban (Sunaryo) ini ditemukan di belakang rumah (rumah kecil di tempat penggergajian milik Sarmo). Sebelumnya ditimbun di bawah dipan (dalam rumah) tempat pelaku tidur.

Indra mengatakan, pelaku tidur di atas kuburan korban selama tiga bulan. Agar baunya tak terdeteksi, jenazah korban sengaja disiram solar.

Namun kuburan itu akhirnya dibongkar sendiri oleh Sarmo karena takut aksinya ketahuan. Setelah dibongkar, jasad korban lalu dibakar dan tulangnya ditumbuk.