Kapolres Boyolali 'Ngecek' Pengamanan PSU di Desa Kadireso

MENGECEK: Kapolres Boyolali AKBP Petrus Parningotan Silalahi Mengecek Dua Lokasi TPS Yang Akan Menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) Di Kabupaten Boyolali, Jumat (23/02). Foto: Erna Yunus B/RMOLJateng
MENGECEK: Kapolres Boyolali AKBP Petrus Parningotan Silalahi Mengecek Dua Lokasi TPS Yang Akan Menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) Di Kabupaten Boyolali, Jumat (23/02). Foto: Erna Yunus B/RMOLJateng

Kapolres Boyolali AKBP Petrus Parningotan Silalahi memimpin langsung pengecekan dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang akan menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Boyolali, Jumat (23/02).


Kapolres ingin memastikan kelancaran PSU di TPS 6 dan TPS 7, Dusun Srigading RT13/RW02 dan Dusun Sudimoro RT 12/RW02, Desa Kadireso, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali.

"Kepolisian dari Polres Boyolali dan Polsek jajaran wilayah timur berkolaborasi dengan TNI dari Kodim 0724 Boyolali dan Koramil Teras siap mengamankan PSU esok," ungkap AKBP Petrus Parningotan Silalahi.

Pengamanan kegiatan PSU melibatkan personel gabungan dari kepolisian dan TNI yang dipimpin oleh Kasubagdalops, Kapolsek Teras, dan Danramil Teras, serta melibatkan personel Satlinmas desa setempat.

Dalam rangka memastikan keamanan dan kelancaran pelaksanaan PSU, AKBP Petrus berkomitmen memastikan proses pemungutan suara ulang berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

"Kehadiran kami di sini adalah untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam menggunakan hak suaranya," tandasnya.

Ia menekankan pentingnya pengamanan dalam pelaksanaan PSU sebagai bagian dari proses demokrasi. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan atau kerusuhan selama proses pemungutan suara.

Salah seorang warga Desa Kadireso, Slamet, menyambut baik kegiatan pengamanan yang dilakukan oleh aparat kepolisian dan TNI.

"Kami merasa lebih tenang dan percaya diri untuk datang ke TPS dan menggunakan hak suara kami dengan adanya pengamanan yang kuat seperti ini," ujar Slamet.

Selama kegiatan berlangsung, tidak terjadi insiden keamanan yang signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa pengamanan yang dilakukan telah efektif dalam menjaga ketertiban dan kelancaran proses pemungutan suara.