Konsolidasi di Brebes, Gema Desa Siap Menangkan Prabowo-Gibran di Jawa Tengah

Ketua Dewan Pembina Gema Desa Hashim Djojohadikusumo. Dok
Ketua Dewan Pembina Gema Desa Hashim Djojohadikusumo. Dok

Gerakan Masyarakat Desa (Gema Desa) se eks Karesidenan Pekalongan menggelar konsolidasi pemenangan Prabowo-Gibran di Grand Dian Hotel Brebes.


Acara ini dihadiri oleh ribuan orang dari berbagai daerah di Jawa Tengah, termasuk tokoh-tokoh nasional dan regional.

Tujuan konsolidasi ini adalah untuk memperkuat pergerakan pendukung Prabowo-Gibran di tingkat desa,  merupakan basis utama Gema Desa.

 Ketua Umum Gema Desa Subari mengatakan, pihaknya telah membentuk struktur organisasi hingga ke tingkat TPS, untuk memastikan kemenangan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.

“Kita melakukan gerakan, baik dari tingkat kabupaten, kecamatan, desa, hingga TPS agar selalu solid hingga saat Pemilu 2024 mendatang,” ungkap Subari dalam keterangan diterima RMOLJateng, Senin (22/1).

Subari menambahkan, Gema Desa saat ini telah terbentuk di 21 provinsi se-Indonesia dan akan bergerak bersama mendukung Prabowo-Gibran agar menang satu putaran. Namun, fokus utama Gema Desa adalah di wilayah Jawa, khususnya Jawa Tengah, merupakan lumbung suara terbesar di Indonesia.

“Kita lebih fokus lagi di DIY, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Banten. Karena daerah tersebut memang sebagai lumbung suara, meskipun kita tidak boleh mengabaikan daerah lain,” jelasnya.

“Meskipun kita akui survei belum mencapai 50 persen, tapi dengan pergerakan kita, saling merangkul dan tidak memukul, kami optimis menang satu putaran,” tandasnya.

Hal senada diucapkan Ketua Tim Kemenangan Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Provinsi Jawa Tengah, Kukrit Suryo Wicaksono. 

Ia mengatakan, konsolidasi Gema Desa menjadi energi tersendiri bagi tim kemenangan, karena Gema Desa merupakan poros perjuangan Prabowo-Gibran di Jawa Tengah.

“Kalau bicara menang satu putaran di Indonesia, maka salah satu kuncinya adalah kemenangan di Jawa Tengah. Dan saya yakin paling tidak kontribusi besar Gema Desa akan mewujudkan langkah-langkah kita untuk kemenangan satu putaran,” tegas Kukrit.

Kukrit juga menilai, deklarasi Gema Desa di Kabupaten Brebes merupakan momen yang tepat, karena Brebes, Kabupaten Tegal, dan Kota Tegal merupakan daerah-daerah yang memiliki suara tertinggi untuk Prabowo-Gibran di Jawa Tengah. 

Ia berharap, dukungan dari Gema Desa dapat meningkatkan suara Prabowo-Gibran di daerah-daerah tersebut, sehingga dapat melebihi target ditetapkan.

“Jadi untuk menambah booster suara Prabowo-Gibran supaya bisa melebihi target, support dari teman-teman Gema Desa akan memberikan satu hasil yang berarti bagi kami,” ucapnya.

Kukrit menyebut, berdasarkan hasil survei untuk Jawa Tengah, pasangan Prabowo-Gibran sudah mencapai 42 persen dan dengan terus bergerak pihaknya yakin bisa mencapai 50 persen lebih.

“Ini semua kita keroyok bareng, setelah sebelumnya juga ada deklarasi Gema Desa di Solo dan Yogyakarta. Kita solidkan perjuangan kita di Jawa Tengah,” ungkapnya.

Ketua Dewan Pembina Gema Desa Hashim Djojohadikusumo, yang merupakan adik kandung Prabowo Subianto, mengatakan program makan gratis ditawarkan Prabowo-Gibran telah mendapat banyak tanggapan positif dari masyarakat.

Ia mengatakan, program ini bertujuan untuk mengatasi masalah stunting atau kekerdilan pada anak-anak, berdampak pada kesehatan dan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“Program makan gratis, nantinya ada jutaan anak di Indonesia yang akan mendapatkan makan sehat gratis, termasuk ibu hamil, dalam rangka penanganan program stunting,” kata Hashim.

Hashim menambahkan, program ini telah digagas Prabowo sejak 17 tahun yang lalu dengan rancangan matang dan sudah melalui proses pembahasan oleh para ahli. Ia berharap, program ini dapat mewujudkan generasi emas tahun 2045, merupakan momentum peringatan 100 tahun kemerdekaan Indonesia.