Langkah Taktis Prabowo, Buat Sumber Air Bersih untuk Wilayah Kekeringan di Indonesia

Peresmian sumur bor oleh Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto. RMOL Jateng
Peresmian sumur bor oleh Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto. RMOL Jateng

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto meresmikan 15 titik bantuan sumber air bersih. Belasan sumber air bersih itu berada di enam wilayah di Provinsi Jawa Barat dan Banten.


Peresmian itu dipusatkan di Desa Pamubulan, Kabupaten Lebak, Banten.

"Itu menunjukkan bahwa program Pak Prabowo atau apa yang dilakukan Pak Prabowo itu lebih banyak menjangkau atau memenuhi kebutuhan masyarakat terkait dengan air bersih karena kan di masa-masa sekarang ini persoalan air bersih itu menjadi salah satu persoalan yang bisa dikatakan langka," kata Direktur Eksekutif Survei dan Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara dalam keterangannya, Selasa (21/11). 

Ia menyebut, sumur bor dan ketersediaan air bersih jadi kebutuhan strategis dan penting. Lalu juga bermanfaat jangka panjang dalam pemenuhan akses air bersih bagi rakyat kecil. 

Baginya, program itu lebih menjangkau banyak masyarakat dibandingkan dengan hanya membagi-bagikan sembako.

"Kalau air bersih itu kan mudahnya begini, orang itu akan lebih cepat meninggal kalau dia kekurangan air daripada kekurangan makan. Itu sudah rumusnya biologi, sudah rumusnya kesehatan jadi dibutuhkan banyak cairan di dalam tubuh manusia daripada makanan," ucapnya.

Saat ini, lanjut Igor, Prabowo memang bergerak aktif membantu permasalahan air bersih. Menteri pertahanan itu telah meresmikan bantuan proyek sumur bor di sejumlah daerah sering mengalami kekeringan yaitu di Pulau Moa, Sumbawa, NTB, dan Kabupaten Gunungkidul. 

Satgas Air Unhan RI  menerima tugas dari Prabowo akan segera menyelesaikan 132 titik proyek air bersih. Hasilnya, 88 titik air yang sudah keluar dan 44 titik sedang dalam proses pengerjaan.

"Langkah Prabowo tersebut semata-mata agar dapat memperbaiki kualitas gizi, air bersih, dan sanitasi masyarakat. Dengan begitu kualitas kehidupan masyarakat Indonesia menjadi meningkat dari sebelumnya," ujarnya.

Igor menegaskan, adanya sumber air bersih dapat memberikan manfaat besar, mulai anak kecil, dewasa hingga orang tua.

"Jadi ini langkah yang strategis bukan taktis. Kalau taktis di situ cuma bagi-bagi duit, politik uang atau misalnya sembako," jelasnya.

Selain menginisiasi program air bersih, Prabowo dinilai mampu menguatkan pertahanan negara yaitu peremajaan alutsista TNI seperti pembelian 24 Jet Tempur F-15EX.

Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menyebut peresmian titik air adalah bentuk keberpihakannya pada pemenuhan hak dasar masyarakat.

"Ini menjadi bukti konkret keberpihakan Prabowo atas dasar kebutuhan manusia. Tidak perlu program yang terdengar canggih atau luar biasa, tapi ternyata tidak menjawab kebutuhan dasar masyarakat," ucap Tim TKN Prabowo-Gibran, Budi Satrio Djiwandono dalam keterangannya, dikutip Selasa (21/11).

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini, program tersebut merupakan isu penting karena akses terhadap air bersih masih menjadi kendala di daerah yang kesulitan air.

"Isu ini penting. Di wilayah yang tercukupi air bersih, isu ini seolah tidak penting. Tapi di wilayah yang susah air, ini adalah kebutuhan hidup dasar, manusia tidak mungkin bisa bertahan hidup tanpa air," ujarnya.

Ia mengatakan, program dari pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut dua itu menekankan pada komitmen untuk mengantarkan Indonesia menjadi negara maju.

"Pak Prabowo selalu berkata, tidak mungkin Indonesia maju kalau anak-anak tidak cukup gizi. Itulah kenapa kita programkan makan gratis. Tidak mungkin Indonesia maju kalau air bersih saja tidak ada. Itulah kenapa kita perbanyak titik air," ucapnya.

Selain itu, Budi juga menyebut program tersebut membuktikan Prabowo-Gibran menyelesaikan masalah dari akarnya.