Mahasiswa DKV ISI Surakarta Pamerkan 54 Karya dalam Nyantel #2

Nyantel Exhibition 2022 ajang pameran tugas akhir mata kuliah karya mahasiswa Prodi DKV ISI Surakarta angkatan 2019, kembali digelar di Suaka Coffee, Jl. Siwalan 126, Kerten, Laweyan, Surakarta.


Tidak hanya pameran karya, Nyantel#2 berlangsung pada Jumat-Minggu 14-16 Januari 2022, juga webinar dan workshop. 

"Pameran ini memajang 54 karya yang disiapkan dari beberapa tugas akhir mata kuliah, dari karya tersebut juga terlampir pula visual mengenai proses berkarya. Ini untuk menciptakan sebuah karya utuh sesuai dengan tema pameran ini ingin menunjukan kisah dibalik proses pembuatan desain itu sendiri," kata Nanda Aqshal Cendharana, ketua panitia, Sabtu (15/1). 

Karya yang ditampilkan sebagai dari beberapa tugas mata kuliah di semester ganjil, seperti Creative Thinking, Desain Grafis dan Periklanan, serta Tipografi dengan beragam jenis karya typeface, scamper, desain grafis periklanan, doodle, dan ilustrasi lagu menarik pengunjung untuk menikmatinya. 

"Harapan dari diadakannya acara ini adalah agar kita dapat lebih menghargai setiap karya yang tercipta dari para artist. Karena di balik karya mereka yang tengah kita nikmati hari ini, terdapat proses panjang untuk membuatnya menjadi menarik," ungkapnya.

Kaprodi DKV ISI Surakarta, Asmoro Nurhadi Panindias mengatakan, bahwa pameran ini merupakan bagian pembelajaran dalam semester V. Harapannya sebagai pembuktian bahwa pameran ini menghasilkan karya-karya bermanfaat dan bisa dipertanggungjawabkan. 

"Pameran ini adalah bentuk sebuah pertanggungjawaban seorang pengkarya kepada karyanya yang selanjutnya dipublikasikan kepada khalayak umum. Pameran ini sebagai wujud dari bagaimana kita mencapai visi misi suatu lembaga yaitu Prodi Desain Komunikasi Visual yang mempublikasi seni dan desain kepada masyarakat, ini merupakan sebuah pendekatan yang baik menurut saya karena lebih mudah diterima danan tidak memaksa supaya publik bisa mengapresiasi seperti itu," imbuh Wakil Dekan III FSRD ISI Surakarta Ahmad Fajar Ariyanto.