Nur Aziz: Kota Magelang itu Telur Ceplok, Jadi RPJP 2025 Harus Serius

Musrenbang RPJP 2025-2045 Kota Magelang digelar di Pendopo Pengabdian Rumjab Wali Kota setempat. Istimewa
Musrenbang RPJP 2025-2045 Kota Magelang digelar di Pendopo Pengabdian Rumjab Wali Kota setempat. Istimewa

Wali Kota Magelang, M Nur Aziz meminta pengembangan kota bisa lebih fokus dan terarah di masa yang akan datang. Imbauan itu disampaikannya dalam acra Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) menetapan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) tahun 2025 di Pendopo Pengabdian Kota Magelang, Rabu (27/3).


Karena itu, Nur Aziz berharap, rumusan RPJP 2025 bisa menjadi landasan pembangunan yang tentunya bisa meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Ia pun menganalogikan Kota Magelang seperti telur ceplok. Karena itu, ia meminta dalam pengembangannya harus fokus. Dan, fokus itu bisa berawal dari RPJP tahun 2025 yang tentunya harus disiapkan dengan serius.

Sikap tegas Nur Aziz ini bukan tanpa alasan. Sebab, Kota Magelang telah berhasil ‘meloncat’ dari predikat B ke A dalam Indeks Reformasi Birokrasi (IRB). “‘Gagal Merancang Rencana Berarti Merencanakan Kegagalan’,” kata Nur Aziz mengutip kata-kata Benjamin Franklin yang dihadiri 160 peserta, baik luring maupun daring dari berbagai elemen masyarakat itu.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Magelang, Handini Rahayu mengatakan, Musrenbang itu merupakan serangkaian dari seluruh kegiatan tahapan siklus perencanaan tahunan yang dilakukan secara rutin di setiap kabupaten/kota.

"Sebagai rangkaian dari seluruh kegiatan perencanaan pembangunan daerah yang telah dilaksanakan sejak beberapa waktu lalu. Forum ini memuat dua agenda sekaligus, yaitu Musrenbang RKPD 2025 dan RPJP 2025-2045," jelas Handini.

Penyusunan RKPD harus melalui tahapan-tahapan sampai ditetapkan dalam Peraturan Walikota (Perwal) pada Juni 2024. RPJP Daerah juga masih akan melalui tahapan-tahapan sampai ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) pada Agustus 2024.

Musrenbang diikuti 160 peserta, baik luring maupun daring dari berbagai elemen masyarakat. Tujuannya, untuk menciptakan sinergitas dalam pembangunan antar wilayah, antar sektor pembangunan dan antar tingkat pemerintahan, serta menciptakan efisiensi alokasi sumber daya dalam pembangunan daerah. "Sebagai acuan bagi pemerintah dan DPRD dalam menyusun rancangan APBD," kata Handini.

Sekretaris Daerah Hamzah Kholifi memaparkan, tema dan arah kebijakan Kota Magelang tahun 2025 adalah Maju untuk Sehat dan Bahagia. Yaitu, pemantapan Kota Magelang yang maju dan masyarakat yang sejahtera dan berbudaya.

Setidaknya ada 7 isu strategis sebagai pendekatan program unggulan Kota Magelang. Yaitu, kemiskinan, kualitas SDM, reformasi birokrasi, sarana prasarana perkotaan berkelanjutan, kualitas lingkungan hidup, ketahanan daerah terkait bencana dan pangan dan daya saing ekonomi.

"Tahun 2025 merupakan tahun terakhir RPJP Daerah 2005-2025, tahun ini seluruh jajaran Pemkot Magelang sedang menyusun RPJP Daerah 2025-2045," imbuhnya.

Forum itu diselingi dengan penyerahan secara simbolis hasil program unggulan. Pertama, penyerahan peralatan kewirausahaan hasil pelatihan RKM yang merupakan bagian dari Program Magelang Keren.

Hasil pelatihan ini diawasi secara berkala oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dan skala usahanya akan dikembangkan oleh Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DPPKUM). Sekitar 1.500 orang telah mengikuti Program Magelang Keren ini.

Para penerima manfaat di antaranya pelatihan Boga kepada Ircham Purnomo dan Vrede Gabriel Loen dari Kelurahan Wates dan Endang Listiana dari Kelurahan Kramat Utara.

Penyerahan sertifikat BNSP atas nama Faiyalatun Nilmatul Ulya dari Kelurahan Rejowinangun Utara untuk pelatihan barista dan Andrew Nicholson Mongi dari Kelurahan Magelang untuk pelatihan menjahit.

Kemudian, penyerahan santunan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp 42 juta kepada ahli waris almarhum Mispan Suraji Ketua RW di Kelurahan Kemirirejo.