Orok Bayi Perempuan Mengambang Di Sungai Banjir Kanal Barat

Warga yang melintas di jalan Kokrosono atau tepatnya di taman Semarang Bridge Fountain digegerkan dengan penemuan orok atau bayi perempuan dalam kondisi sudah meninggal dunia, Rabu (22/5/2019). 


Diduga bayi malang tersebut masih berumur tiga hingga empat hari ini dibuang oleh orang tuanya.

Dari keterangan saksi bernama Suryati (75) seorang tuna wisma yang biasa mangkal di kawasan tersebut mengatakan,  saat mencuci pakaian ia  melihat sebuah benda seperti boneka terbawa arus aliran sungai.

"Saya sedang mencuci melihat benda mirip bayi mengapung. Trus saya teriak karena takut dan minta tolong pada pak Sugiarto untuk mengecek. Setelah dipinggirkan benar bahwa benda tersebut adalah bayi perempuan dalam kondisi meninggal dunia," ungkap Suryati yang berprofesi sebagai pemulung.

Petugas Polsek Semarang Tengah dan Inafis Polrestabes yang mendapat laporan langsung melakukan olah TKP dan memintai keterangan sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa tersebut.

Dari hasil pemeriksaan dan olah TKP, bayi malang ini sudah dalam kondisi tewas dan terdapat sejumlah luka ditubuhnya.

Diperkirakan bayi perempuan ini berusia tiga atau empat hari. Selanjutnya jasad bayi ini langsung dibawa ke RSUP dr Kariadi untuk dilakukan peneriksaan lanjutan.