Pelaku Perampokan Bersenjata Api Terhadap Seorang Kakek Pernah Kabur dari Sel Tahanan

Pelaku pencurian disertai penganiayaan menggunakan senjata api rakitan, diketahui pernah kabur dari sel tahanan Mapolsek Semarang Tengah, pada tahun 2008.


Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar,  mengatakan pelaku ditangkap saat berusaha melakukan pencurian di Jalan Batan Sawo, lima hari setelah melakukan pencurian dan penganiayaan terhadap Ibnu Umar (64), warga Margosari, Semarang Tengah, pada 12 Januari lalu.

"Pelaku ini ditangkap warga saat akan mencuri sepeda motor di Batan Sawo, wilayah Semarang Tengah. Dari penangkapan itu, kemudian kita kembangkan, ternyata pelaku inilah yang melakukan pencurian dan penganiayaan terhadap seorang kakek yang bernama  Ibnu Umar, yang videonya viral di sosmed," ungkap Kapolrestabes Semarang, Jumat (20/1) sore.

Selain itu, pelaku yang juga merupakan residivis ini, diketahui pernah kabur dari sel tahanan Mapolsek Semarang Tengah, pada tahun 2008 silam. 

"Pelaku dulu pernah ditangkap dalam kasus pencurian dan kabur dari sel tahanan Polsek Semarang Tengah," tambah Irwan.

Menurut pelaku, senjata api rakitan tersebut, didapat dari temannya yang menggadaikan seharga Rp500 ribu. 

"Saya terima gadai dari teman dua minggu yang lalu," kata Dian Muhadi.

Hingga saat ini, Tim Satreskrim Polrestabes Semarang masih melakukan pengembangan kasus Dian Muhadi. 

Pasalnya, diketahui, pelaku juga melakukan aksi pencurian sepeda motor di wilayah Ngaliyan.

Dari tangan pelaku, petugas juga mengamankan satu senjata rakitan dan satu unit HP milik korban Ibnu Umar. Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 365 KUHP, dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.