Pemprov Jateng Siap Operasi Pasar Kendalikan Harga Beras

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa tengah Sesuai Mendatangi Acara pembukaan Rapat Kerja Kementerian Perdagangan di Hotel Padma, Kota Semarang, Selasa (20/2). Dok
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa tengah Sesuai Mendatangi Acara pembukaan Rapat Kerja Kementerian Perdagangan di Hotel Padma, Kota Semarang, Selasa (20/2). Dok

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersiap melakukan operasi pasar menyikapi kenaikan harga beras. 

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno mengatakan, kenaikan harga beras terkait kemunduran panen padi di petani: 

"Bulan-bulan ini sebenarnya sudah ada yang panen walaupun tidak serentak, mudah-mudahan dengan adanya panen akan menambah stok sehingga harga jual beras bisa turun," kata Sumarno seusai menghadiri acara pembukaan Rapat Kerja Kementerian Perdagangan di Hotel Padma, Kota Semarang, Selasa, (20/2).

Dia memperkirakan, menipisnya stok padi karena sentra padi di Jateng belum panen, sehingga harga jual beras jadi timggi. Sedangkan, pada bulan April di Jateng diperkirakan panen serempak. 

Upaya Pemprov Jateng berikutnya, kata dia, menangani produk padi di Kabupaten Demak baru saja terkena dampak banjir. Alhasil, harga beras tersebut turun dan sudah tidak diminati kembali di pasaran. 

"Yang pertama adalah bagaimana supaya padi itu tidak tenggelam, minimal yang ada buahnya itu tidak tenggelam itu bisa di panen. Kemarin dari Kementerian Pertanian akan dibantu alat untuk menunjang traktor, asuransi dibantu masalah bibit yang nilainya 2 kali lipat dari lahan yang sekarang tergenang," katanya.