Penyusunan Data Statistik Sektoral Butuh Struktur dan Format Baku

Peserta bimtek tampak serius mencermati paparan materi dari narasumber
Peserta bimtek tampak serius mencermati paparan materi dari narasumber

Salah satu urusan wajib pemerintah daerah yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) adalah urusan statistik. Yakni, pengumpulan, pengolahan, analisa, dan diseminasi data dan informasi seluruh perangkat daerah.


Menurut Sekretaris Diskominfo Kabupaten Magelang, Sugeng Riyadi, selama ini data masih menjadi tantangan tersendiri dalam mendukung pembangunan daerah. Penyebabnya, data sektoral tersebar di berbagai SKPD dan belum semuanya terintegrasi dalam sebuah sistem.

"Masih ada perbedaan untuk satu jenis data tertentu karena perbedaan sumber data dan metode pengumpulan, serta belum tersedianya data pembangunan yang akurat, sistematis, dan up to date,” katanya, di depan peserta Bimbingan Teknis (bimtek) Penyusunan Metadata Statistik Sektoral di Grand Artos Hotel Magelang, Selasa (7/11).

Dia menjelaskan, data yang berkualitas harus memenuhi prinsip SDI seperti diatur dalam Perpres Nomor 39 Tahun 2019 Tentang Satu Data Indonesia dan Peraturan Bupati Magelang Nomor 35 Tahun 2022 Tentang Satu Data Indonesia Tingkat Kabupaten Magelang. 

“Berdasarkan prinsip SDI, data yang dihasilkan oleh produsen data harus memenuhi standar data, memiliki metadata, memenuhi kaidah interoperabilitas data, dan menggunakan kode referensi dan/ atau data induk,” kata Sugeng.

Selaku walidata, kata dia, Diskominfo bersama BPS selaku pembina data serta Bappeda Litbangda selaku Koordinator Forum SDI melaksanakan pembinaan kepada perangkat daerah sebagai produsen data tentang pengelolaan data yang baik dan benar sesuai dengan prinsip-prinsip SDI. 

“Salah satunya adalah melalui Bimtek Penyusunan Metadata Statistik Sektoral yang diselenggarakan saat ini,” ujarya.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Diskominfo diikuti 60 orang dari unsur sekreteriat SDI (4 orang), pembina data (4 orang), walidata (10 orang), dan perangkat daerah selaku produsen data (42 orang).

Bimtek dan pendampingan penyusunan metadata bertujuan menetapkan format standar baku pengelolaan Metadata Statistik Sektoral yang meliputi Metadata Variabel, Metadata Indikator dan Metadata Kegiatan, yang dapat menggambarkan penyelenggaraan statistik sektoral di Pemkab Magelang.

“Tujuan lebih lanjut agar produsen data mampu menyediakan informasi pada masing-masing metadata statistik dalam bentuk struktur dan format yang baku,” kata Kabid Statistik dan Persandian pada Dinas Kominfo Kabupaten Magelang, Siti Darodjah.

Selain itu, agar produsen data mengetahui data yang dimilikinya, dan mencegah terjadinya duplikasi data, serta memudahkan pencarian, penggunaan serta pengelolaan data.