Perhutani Tutup Lahan Garapan, Petani Minta Bupati Kembali Dibuka

Akibat penutupan lahan yang dilakukan perhutani di petak garapan warga Asemrudung Geyer Grobogan, masyarakat petani Asemrudung meminta Bupati Grobogan kembali membuka lahan tersebut. Dalam kegiatan audiensi yang diwakilkan kepala dinas pertanian tersebut, puluhan masyarakat menekan keras agar lahan tersebut dibuka kembali.


Mereka juga menekankan pajak sharing yang selama ini diminta oleh Perhutani dihentikan karena dinilai merugikan para petani penggarap. Dari informasi yang dihimpun, permintaan dari pihak Perhutani per 1 hektar lahan yang digarap, para petani diminta membayar sebanyak Rp 1,5 juta. 

Akibat tingginya nilai pajak sharing perhektar, sebagian masyarakat Desa Asemrudung mengaku tidak mampu membayarnya, sebab dari 1 hektar lahan mereka hanya  mendapat hasil Rp 1.253 ribu per bulan, sementara, garapan mereka rata-rata hanya seluas 0,25 hektar dengan hasil Rp 313 ribu. 

Sekretaris Tim Reforma Agraria (TRA) Serikat Petani Indonesia wilayah Jawa Tengah, Iwan, menekankan pembukaan kembali lahan garapan disegerakan, karena saat ini banyak warga setempat menganggur akibat kehilangan lahan garapan. 

"Saat ini, penutupan lahan kelola perhutani di 3 petak mencapai luas hingga 71 hektar, petak 166a resort Kuncen 41,1 hektar, petak 166b Resort kuncen 14 hektar dan di petak 158 seluas 16 hektar," terangnya, Kamis (30/9) siang. 

Dijelaskannya, dari luasan lahan tersebut sebanyak 284 KK menggantungkan pendapatan mereka. Menurutnya, masyarakat tepi hutan minimal harus memiliki garapan seluas 1 hektar. 

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan, Sunanto, mengatakan pihaknya segera menyampaikan hal tersebut kepada bupati Grobogan, agar menemukan titik temu dari konflik yang terjadi.

"Akan segera kita komunikasikan kejadian konflik tersebut kepada bupati agar segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait, kami berharap untuk sementara masyarakat bersabar, kita usahakan sebelum masa tanam November mendatang lahan sudah kembali dibuka," terangnya.