Pertamina Janjikan Pasokan Gas Melon di Kudus Aman

PT Pertamina wilayah Kudus memastikan pasokan gas 3 kilogram di Kudus kembali lancar sejak Selasa (19/3). Arif Edy Purnomo/Dok.RMOLJateng
PT Pertamina wilayah Kudus memastikan pasokan gas 3 kilogram di Kudus kembali lancar sejak Selasa (19/3). Arif Edy Purnomo/Dok.RMOLJateng

PT Pertamina wilayah Kudus memastikan pasokan gas elpiji 3 kilogram di Kabupaten Kudus kembali lancar sejak Selasa (19/3).

“Keterlambatan pasokan gas elpiji di Kudus tidak dipengaruhi oleh bencana banjir. Melainkan kapal pemasok gas elpiji tidak bisa berlabuh di Kabupaten Rembang lantaran dampak cuaca,” ujar Sales Branch Manager PT Pertamina wilayah Kudus, Januar saat menerima kunjungan Pj Bupati Kudus Hasan Cbabibie di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) Kaliwungu Kudus.

Januar pun memastikan pasokan gas elpiji 3 kilogram di Kabupaten Kudus dijamin lancar. Sebab pemasok gas elpiji ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) di Kudus dan sekitarnya dikirim dari Kabupaten Rembang.

“Kondisi banjir terjadi tidak menghambat akses penyaluran gas elpiji. Justru wilayah Kudus malah aman, karena pengiriman gas dari Rembang sehingga aman dan tidak terganggu,” katanya.

Terkait banyak perbedaan harga gas elpiji 3 kilogram di atas harga eceran tertinggi, Januar juga memastikan bahwa harga gas melon di pangkalan telah dipatok dengan harga Rp 15.500.

“Karena itu, kami mengimbau masyarakat agar membeli gas melon di pangkalan resmi dari Pertamina. Harga gas di pangkalan Rp 15.500,” tukasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Penjabat Bupati Kudus, Hasan Chabibie mengatakan, tingkat kebutuhan gas melon di Kudus mencapai 34 ribu tabung gas setiap harinya. Setelah berkoordinasi dengan PT Pertamina, ia memastikan kebutuhan tersebut sudah aman tercukupi.

“Suply untuk 34 ribu tabung untuk masyarakat Kudus sudah mencukupi. Bahkan ada penambahan di saat Ramadan sebesar 5 persen dari 34 ribu, seandainya ada kebutuhan yang melonjak,” katanya.

Dengan jaminan ketersediaan pasokan gas dari Pertamina, Hasan mengimbau masyarakat agar tidak panik dan khawatir.