Pertengkaran Antaranak Jalanan Berujung Maut Terjadi di Pemalang

Pertengkaran antaranak jalanan berujung maut terjadi simpang empat Sirandu, dekat Stadion Mochtar, Kabupaten Pemalang. Satu anak jalanan berinisial MH (17), meregang nyawa karena ditusuk temannya, E (27).


"Sebelum peristiwa penusukan tersebut, pelaku E dan korban MH sempat terlibat cekcok. Setelah cekcok, pelaku pergi meninggalkan korban, lalu mendatangi tukang bakso," kata Kapolres Pemalang AKBP Yovan Fatika Handhiska Aprilaya melalui Kasat Reskrim AKP Andy Pradana Fendiarmo, Senin (11/9).

Usai membeli bakso, tersangka meminjam pisau dapur pada tukang bakso. Alasannya untuk mengupas buah.

Kemudian tersangka mendatangi korban yang sedang duduk bersama teman-temannya.

"Lalu tersangka yang merupakan warga Bogor Jawa Barat, menusuk korban pada dada sebelah kiri bagian depan menggunakan pisau tersebut,” kata Kasat Reskrim.

Koban langsung dibawa teman-temannya ke rumah sakit umum daerah (RSUD) dr. M. Ashari Pemalang. Namun, tim medis menyebut korban sudah meninggal sesampainya di rumah sakit.

Setelah kejadian tersebut, Kasat Reskrim mengatakan, pihaknya langsung menghubungi keluarga korban di Wiradesa, Pekalongan.

“Jenazah korban telah kami serahkan pada pihak keluarga untuk dikebumikan di kampung halamannya,” kata AKP Andy Pradana Fendiarmo.

Tersangka beserta barang bukti telah diamankan petugas, dan saat ini tersangka sedang menjalani pemeriksaan di Polsek Pemalang kota.

“Tersangka dijerat pasal 80 ayat 3 undang-undang tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang anak dan atau pasal 351 ayat 3 KUHP dan atau 338 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” katanya.