Polda Jateng Musnahkan Belasan Ribu Botol Miras

Polda Jateng memusnahkan belasan ribu botol isi minuman keras (miras) dan puluhan ribu knalpot brong serta puluhan petasan siap edar, Senin (17/4).


Pemusnahan itu dilakukan usai TNI-Polri menggelar apel gelar pasukan Operasi Ketupat Candi 2023 di Lanumad Ahmad Yani Kota Semarang. Kegiatan itu dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi. Ada juga obat mercon seberat 99 kilogram yang juga dimusnahkan.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Jateng menyampaikan kegiatan ini merupakan hasil penindakan operasi cipta kondisi kepolisian yang dilakukan selama Ramadhan sampai menjelang Lebaran. Tujuan dari operasi tersebut adalah untuk menjaga gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). 

“Untuk knalpot petasan miras ini hasil dari kegiatan KKYD (kegiatan kepolisian yang ditingkatkan). Sebelum operasi kita lakukan jadi operasi KKYD digunakan untuk memperingati ramadan dan lebaran diantaranya miras petasan termasuk mengganggu ketertiban umum,” ujar Luthfi kepada awak media.

Di sisi lain, ia mengaku petasan masih menjadi tradisi masyarakat dalam merayakan ramadan dan lebaran. Menurutnya hal ini sangat keliru karena membahayakan keselamatan dan melanggar Undang-Undang.

Seperti contoh kejadian ledakan petasan di Magelang yang merengut korban jiwa. Tak hanya itu, belasa rumah ambruk akibat dahsyatnya ledakan.

“Ini merupakan pembelajaran, kita himbau tidak hanya penegakan Polri tetapi budaya harus dikikis kedepan tidak ada identik petasan karena mengganggu dan mengancam jiwa,” terangnya.

Sebelumnya, jajaran Polda Jateng mengamankan puluhan tersangka kasus obat mercon yang beroperasi di sejumlah wilayah Jawa Tengah. Ada 90 orang yang kini telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.

Dari puluhan tersangka kepolisian mengungkap 53 kasus obat mercon. Rinciannya yakni 15 produsen, lima distributor dan 38 penjual.