Polda Jateng Tangkap 275 Orang Terkait Judi

Polda Jawa Tengah berhasil menangkap 275 tersangka dari 131 kasus tindak perjudian di berbagai daerah.


Dari 275 tersangka ini salah satu yang ditangkap merupakan selebgram berasal dari Kabupaten Pemalang. Semua tersangka ini dikumpulkan di lapangan Mapolda Jateng, Senin (22/8).

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menyebut selebgram ditangkap bernama  RM (23) warga Pemalang Jawa Tengah. Ia ditangkap lantaran endorse situs judi yang diduga menginduk salah satu bandar judi online di Kota Bandung.

"Mbaknya ini mendapatkan keuntungan dari endorse sekitar Rp7 juta, dan sudah berjalan selama dua bulan ini. Ini baru kita kerjar bandarnya oleh tim Krimsus ke kota Bandung,” kata dia.

Sementara itu Ditkrimum Polda Jateng juga mengamankan enam  pelaku judi online yang membuka situs www.slot77.com di kota Purbalingga. Dalam menjalankan aksi mereka ini mengontrak sebuah rumah dengan melibatkan enam karyawan untuk mengoperasikan situs.

Menurut Kevin (25) yang merupakan warga Taman Kopo Indah II, Bandung mengungkapan situs yang mereka kelola ini mempunyai server di negara Cambodia.

Di Purbalingga ini ia dipercaya bosnya yang berasa di kota Bandung sebagai pengelola dan marketing situs www.slot77.com kepada masyarakat dengan cara broadcast melalui pesan WhatsApp.

"Omsetnya sehari mencapai Rp10 juta per hari. Kita buka baru sebulan sebelum Polisi menggerebek tempat yang menjadi operasional," ungkap Kevin saat menjawab pertanyaan wartawan di Mapolda Jateng.

Dalam kesempatan tersebut Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthi menambahakan dari keterangan dari tersangka modus yang digunakan adalah melakukan judi melalui internet dengan mealakukan deposit saldo, menggunakan sarana game sebagai alat bantu, dan tebak angka dengan memasang angka togel.

Dari 131 kasus yang diungkap pada bulan Agustus 2022 ini Polda Jateng berhasil mengungkap 37 kasus judi online.

Selain itu, 43 kasus togel dan 51 kasus dalam judi ketangkasan dan gelanggang permainan dengan menyita sejumlah barang bukti berupa sarana perjudian dan uang tunai senilai Rp75,2 juta.