Polres Klaten Gandeng Polda Jateng Terkait Laporan Mafud MD

Satuan reserse kriminal (Satreskrim) Polres Klaten masih terus mengembangkan penyidikan terkait  pelaporan mantan ketua Mahkamah konstitusi Mafud MD ke Polres Klaten. Sebelumnya Mafud melaporkan salah satu akun medsos yang menyebarkan berita hoax mengenai dirinya.


Kasatreskrim Polres Klaten AKP Didik Sulaiman mewakili Kapolres Klaten AKBP Aries Andhi, tegaskan pihaknya telah melakukan penyelidikan terkait akun media sosial tersebut.  Bahkan Satreskrim Polres Klaten juga berkoordinasi dengan Polda Jawa Tengah.

"Prosesnya (penyidikan) masih berjalan. Kita sudah berkoordinasi dengan satuan atas yakni Polda Jawa Tengah," ungkap Didik Sulaiman, Rabu (6/3) sore.

Didik juga sampaikan penanganan kasus yang dilaporkan Mafud MD tidak ditemukan kendala sama sekali, namun dirinya menyebut memang membutuhkan konsentrasi para anggota (reskrim).

"Hampir tidak ada kendala, maksimal kita (penyidikan). Mohon doa restunya agar segera terungkap, sehingga permasalahan yang dilaporkan beliau (Mafud MD) bisa segera disampaikan pada masyarakat keadaan riilnya seperti apa," terangnya.

Diketahui sebelumnya Mafud MD melaporkan salah satu akun media sosial ke Polres Klaten. Alasan dirinya melaporkan akun tersebut ke polisi untuk menegakkan UU ITE, sekaligus memberikan efek jera.

Sementara alasan pelaporan dilakukan di wilayah hukum Polres Klaten, karena locus delicti UU ITE bisa di seluruh Indonesia.

"Bisa lapor di pelosok desa di Irian. Locus delictinya dunia maya, kita enggak tahu. Tetapi polisi sudah punya alat dia di mana, asalnya dari mana," tutupnya.