Polres Salatiga Sita Puluhan Botol Miras dari Warung dan Cafe

Jajaran Polres Salatiga mengamankan dan menyita puluhan botol miras dan puluhan bungkus bubuk mesiu (Obat Mercon) dengan berat masing-masing satu ons. 


Temuan barang yang dapat meresahkan masyarakat di bulan suci Ramadan itu hasil dari Kegiatan Rutin Kepolisian Yang Ditingkatkan (KRYD). 

Kapolres Salatiga AKBP Feria Kurniawan, S.I.K melalui Kasi Humas IPTU Henri Widyoriani, S.H., menyampaikan bahwa puluhan botol Miras berbagai merk dan lebih dari 10 Kilogram Bubuk Mesiu itu disita dari berbagai warung dan cafe yang ada di Kota Salatiga. 

"Tim patroli dari Sat Samapta, Satreskrim dan Sat Intelkam maupun Polsek Jajaran Polres Salatiga berhasil mengamankan puluhan botol miras dan bubuk mesiu," kata IPTU Henri Widyoriani, S.H., Kamis (30/3). 

Botol miras yang disita yakni 14 botol Congyang, 5 botol Vodka, 2 botol Gedang Klutuk,  2 botol Ketan Ireng, 12 botol Ciu, 18 Liter tuak, 13 botol anggur kolesom, 3 botol Anggur Merah,  4 botol Anggur Putih dan 6 botol Newport. 

"Sedangkan, bubuk mesiu dengan total 10,7 Kilogram," terang dia. 

Menurutnya, KRYD akan digelar setiap hari dengan sasaran warung maupun cafe yang disinyalir menjual miras.

Langkah ini menjaga kondisi kondusif selama Ramadhan sampai  Hari Raya Idul Fitri 1444 H Tahun 2023. 

"Termasuk meminimalisir potensi gangguan Kamtibmas dengan memutus mata rantai awal seperti miras maupun bubuk mesiu, hal ini dikandung maksud agar masyarakat yang menjalankan ibadah puasa maupun ibadah lainnya dapat melaksanakannya dengan tenang dan khusyuk," pungkasnya. 

Jajaran Polres Salatiga diakuinya, juga akan mengintensifkan pelaksanaan patroli kewilayahan di lokasi rawan kejahatan/kriminalitas atau lokasi rawan pelanggaran hukum.