Prona Tabrak X-Over Hingga Terguling, Meninggal Satu di RS Salatiga

Petugas saat mengevakuasi korban akibat tabrakan Prona dengan X-Over di Blotongan, Salatiga, Sabtu (24/2). RMOL Jateng
Petugas saat mengevakuasi korban akibat tabrakan Prona dengan X-Over di Blotongan, Salatiga, Sabtu (24/2). RMOL Jateng

Angkutan Prona dengan nomor polisi H 7238 OC terlibat tabrakan dengan Suzuki X Over B 1608 CVA, hingga menelan korban 13 orang luka-luka dan seorang lagi meninggal di RS, Sabtu (24/2).


Kecelakaan lalu lintas di jalur utama Jalan Diponegoro, tepat di depan SPBU Soka, Sidorejo, Kota Salatiga itu merupakan kecelakaan terbesar awal tahun 2024. 

Hingga kini pengemudi Prona jenis Mitsubishi Mikrobus Colt Diesel dikemidikan Ragil Marsono (42) warga Purwosari Rt 06 / Rw 04 noborejo Kecamatan Argomulyo Kota Salatiga, masih menjalankan pemeriksaan.  

Sementara, para korban dan meninggal dunia masih berada di RSUD Salatiga.

Kasi Humas Polres Salatiga, Iptu Henri Widyoriani, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.

"Ada 14 penumpang prona yang menjadi korban. Mereka mengalami luka-luka dan dirawat di RSUD Salatiga. Satu di antaranya dikabarkan meninggal dunia setelah menjalani perawatan," kata Henri.

Iptu Henri menjelaskan, kejadian bermula ketika Suzuki X Over dikemudikan Agung Fitriyanto (38), warga Jalan Merak 61 RT 09 RW 02 Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, melaju dari arah Blotongan menuju arah Kauman.

Sesampai di lokasi kejadian dan hendak membelok ke kanan menuju Alfatmart, saat bersamaan Prona melaju dari arah Kauman menuju Blotongan karena jarak sudah dekat tabrakan tak terhindari.

Seorang saksi mata Harjanto (37) warga Soka, Salatiga mengaku sejumlah korban bergelimpangan. Rata-rata korban ada karyawan pabrik mengendarai Prona. Kejadian ini masih ditangani Satlantas Polres Salatiga.