Puluhan Pengungsi Dampak Kebakaran Gunung Merbabu Dipulangkan

Iring-iringan kendaraan pengungsi dampak kebakaran Gunung Merbabu dipulangkan dengan dikawal pihak keamanan ke daerah asal, Senin (30/10).
Iring-iringan kendaraan pengungsi dampak kebakaran Gunung Merbabu dipulangkan dengan dikawal pihak keamanan ke daerah asal, Senin (30/10).

Sedikitnya, 85 jiwa pengungsi dampak kebakaran Gunung Merbabu dipulangkan ke daerah masing-masing, Senin (30/10).


Sebelumnya, titik api kebakaran lereng gunung Merbabu di wilayah Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang sudah mulai berkurang.

Dari pantauan RMOLJateng, puluhan pengunsi terdiri dari balita 9 orang, anak-anak/remaja 20 orang, dewasa 19 orang dan lanjut usia (Lansia) 37 orang itu menumpang kendaraan disiapkan pihak Kecamatan Getasan/ Kabupaten Semarang, maupun relawan.

Dikawal penuh TNI dan Polri, pemulangan para pengungsi asal Desa Batur itu dipastikan tiba di kediamannya masing-masing.

Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra SIK. MM., melalui Wakapolres Kompol Fandy Setiawan SH, SIK., sesaat setelah kegiatan Sertijab menerima tugas baru sebagai Wakapolres Semarang menyampaikan, bahwa titik api di lereng gunung Semeru sudah mulai berkurang.

"Untuk titik api sudah mulai berkurang, dan masih adanya 2 titik api di Dsn. Thekelan Ds. Batur dan Dsn. Pulihan Ds. Tajuk Kec. Getasan. Dan hari ini juga, seluruh pengungsi telah dipulangkan ke desanya," ucap Wakapolres.

Ditambahkan Kapolsek Getasan Iptu Ari Parwanto SH. MH., pemadaman titik-titik api tersisa akan dilanjutkan kembali dengan pengerahan tim gabungan terdiri dari TNI/Polri, BPBD Kab. Semarang, Petugas Taman Nasional Gunung Merbabu, dan Relawan sekitar yang masih disiagakan di Posko Balai Desa Batur Kec. Getasan.

"Sekitar 80 Personil masih bersiaga di Posko balai Desa Batur, termasuk BKO dari personel Brimob Polda Jateng kompi 3 Yon A Pelopor sebanyak 12 Personel," jlas Iptu Tri Parwanto.

Kapolsek menegaskan, perkembangan kebakaran hutan Gunung Merbabu, akan terus dipantau dan dikoordinasikan kembali bersama jajaran terkait.

Termasuk, penyaluran bantuan air bersih di Ds. Batur Kec. Getasan, yang dilakukan BPBD Kab. Semarang dibantu Personil Polsek, Koramil Getasan, dan Relawan setempat.

Tak dipungkirinya, terdapat kendala dilapangan selain medan yang terjal dan curam dalam upaya memadam bara api.

"Kendala lainnya, yaitu kendala angin kencang sehingga mempercepat api merambat. Dimana akibat dari kebakaran hutan ini, pasokan air bersih di Ds. Batur mengalami kendala. Dikarenakan rusaknya pipa saluran air bersih, yang ikut terbakar saat lahan hutan merbabu mengalami kebakaran," imbuhnya.