Seminggu Siapkan Lebaran, Dishub Gelar Ramp Check Setiap Hari di Terminal Semarang dan Pool Travel 

Dishub Kota Semarang selama seminggu jelang lebaran ini setiap hari laksanakan giat ramp check kendaraan umum di beberapa terminal serta datang ke agen dan pool travel . Dicky Aditya/RMOLJateng
Dishub Kota Semarang selama seminggu jelang lebaran ini setiap hari laksanakan giat ramp check kendaraan umum di beberapa terminal serta datang ke agen dan pool travel . Dicky Aditya/RMOLJateng

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang seminggu jelang lebaran ini setiap hari melaksanakan kegiatan ramp chech atau pengecekan kelayakan angkutan umum yang beroperasi. Ramp check dilakukan di beberapa terminal bus di Semarang terjadwal mulai 1 April dan juga ke agen dan pool travel. 


Bus dan travel angkutan umum yang akan beroperasi selama arus mudik kondisinya dipastikan layak dan memenuhi persyaratan teknis maupun administrasi, agar menekan terjadinya kecelakaan lalu lintas. 

Terkait teknis ramp check dilakukan itu, Dishub akan menindak tegas dengan memberikan sanksi tilang bagi armada yang tidak sesuai standar kelayakan. Atas hasil pengecekan, sanksi tilang dapat dicabut setelah perusahaan pemilik armada sudah melengkapi kelengkapan teknis dan juga administrasi. 

Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Semarang, Ambar Prasetyo mengatakan, kendaraan angkutan umum yang akan beroperasi di dalam dan ke luar provinsi untuk melayani penumpang harus dalam keadaan baik dan layak. 

"Sejak hari pertama 1 April sampai dengan sekarang sudah kita laksanakan kegiatan ramp check di Terminal Mangkang dan Penggaron. Ada belasan bus yang kita berikan tilang karena kelengkapan tidak sesuai. Kita juga sampaikan tindak lanjut terkait teknis itu, pemilik armada boleh melengkapi dan memperbaiki kekurangan teknis maupun administrasi agar sanksi bisa dicabut," terangnya. 

Sanksi bagi armada yang tidak sesuai standar kelayakan operasional keselamatan, bisa dicabut dan kendaraan bersangkutan tetap dapat diperbolehkan untuk beroperasi, sesudah syarat kelengkapan dilengkapi sesuai batas waktu diberikan. 

Walau demikian, Dishub berdasarkan hasil ramp check tetap akan menggolongkan ke dalam standar layak beroperasi dan tidak, bagi kendaraan angkutan umum. Dengan begitu, kendaraan umum bus maupun travel bisa dinyatakan tak boleh beroperasi sementara karena tidak layak. 

Terlebih selama menjelang lebaran, aturan akan diperketat untuk antisipasi kecelakaan yang melibatkan angkutan umum. 

Ambar menjelaskan, kelayakan kendaraan angkutan umum yang diperiksa dalam ramp check antara lain meliputi aspek utama penunjang keselamatan.

Komponen penting kendaraan angkutan dalam kota dan luar provinsi akan di cek, sudah memenuhi persyaratan teknis layak atau tidaknya. 

"Jika masih bisa dilengkapi atau diperbaiki hingga waktu yang kita berikan telah sesuai, maka bisa dicabut sanksinya. Akan tetapi, jika tidak, operasional kendaraan dapat dicabut dengan status dari hasil pengecekan, armada dinyatakan tidak layak. Sehingga, tidak bisa lagi beroperasi," jelas Ambar.