Sidak Pembangunan Trotoar, Bupati Batang Marah

Pelaksana proyek penataan trotoar dan drainase Jalan Dr. Wahidin Kecamatan Batang terancam blacklist.


Bupati Batang,  Wihaji merasa kecewa karena proyek dengan nilai Rp 4 miliar itu jauh dari progres.

"Surat peringatan sudah dua kali dilayangkan dan  ini yang terakhir," kata Wihaji saat sidak, Selasa (15/10/2019) siang.

Pembangunan proyek tersebut dimulai tanggal 27/6/2019 dan akan berakhir pada 23/12/2019. Proyek itu dikerjakan oleh PT. Budikarta Tama Intiarta Slawi Harapan.

Keterlambatan mencapai 16 persen, karena progres baru 27 persen yang seharusnya 43 persen.

"Secara teknis tidak ada masalah karena akses pengiriman materailnya mudah, hanya saja kurang tenaga kerja dan materaial, tapi kita sudah tegur dan hari Kamis katanya siap menurunkan materaila dan penambahan tenaga kerja," jelas Wihaji.

Ia mengatakan penataan trotoar dan drinase menjadi prioritas. Karena itu,  jika mangkrak dan tidak selesa, akan mengecewakan masyarakat Batang.

"Penataan drainase dan trotoar untuk meminimalisir banjir dan menata kota. Kalau sudah jadi kelihatan bagus, karena trotoarnya lebar dan tahun depan kita tata kotanya, jangan sampai keduluan dengan pedagang kaki lima," tuturnya.