Simulasi KPU di Ngaringan, Surat Suara Malah Dibawa Pulang Warga

Suasana Simulasi Di Truwolu Ngaringan Grobogan, Rabu (31/1). Foto: RMOLJateng
Suasana Simulasi Di Truwolu Ngaringan Grobogan, Rabu (31/1). Foto: RMOLJateng

Agar masyarakat lebih paham dengan alur pemungutan suara, KPU Kabupaten Grobogan melaksanakan simulasi di Desa Truwolu Kecamatan Ngaringan Kabupaten Grobogan. 


Namun, pelanggaran terjadi saat sedang melaksanakan simulasi pemungutan surat suara tersebut. Salah satu warga justru membawa pulang surat suara. 

Kejadian itu pun diumumkan oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Desa Truwolu. Ia meminta masyarakat agar tidak melakukan hal serupa saat pemungutan suara Pemilu 2024 berlangsung. 

"Jangan sampai terjadi hal serupa saat pemungutan suara nanti," terang Ketua KPPS setempat tadi. 

Kegiatan simulasi itu diikuti warga sesuai Daftar Pemilih Tetap (DPT). Petugas KPPS juga berada di lokasi sesuai pembagian tugas. Tampak anggota Bawaslu Grobogan juga berada di lokasi menyaksikan jalannya simulasi. 

Partai politik juga mendapat undangan guna menyaksikan simulasi pemungutan dan penghitungan suara di lokasi dan dimulai dari panitia, surat suara, kotak suara, bilik suara, hingga cara pelipatan surat suara. 

Anggota KPU Grobogan, Agung Budi Prasetyo mengatakan kegiatan simulasi diselenggarakan di Balai Desa Truwolu, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan yang merupakan TPS 10 Desa Truwolu.

"Total DPT di TPS 10 ini adalah 263 orang: laki-laki 134 orang, dan perempuan 129. Dengan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) 5 orang dan Daftar Pemilih Khusus (DPK), 1 orang," ucapnya. 

Sementara itu, Anggota Bawaslu Kabupaten Grobogan, Amal Nur Ngazis, mengatakan ada temuan saat simulasi yakni adanya larangan penggunaan ponsel di lokasi yang tak dihiraukan warga. 

"Para pemilih masih membawa ponsel saat melakukan pencoblosan, diharapkan itu tidak terjadi saat pemilu," ungkapnya.