Siswa SD Dilaporkan Hanyut di Kali Kagok Wonotingal Usai Main Perosotan 

Camat Candisari Kota Semarang bersama Tim SAR dan relawan, melakukan koordinasi untuk melakukan pencarian anak yang hanyut akibat hujan deras, di sekitar Kali Stoom, Kelurahan Candi, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, Kamis sore (11/1/2024). Foto dok
Camat Candisari Kota Semarang bersama Tim SAR dan relawan, melakukan koordinasi untuk melakukan pencarian anak yang hanyut akibat hujan deras, di sekitar Kali Stoom, Kelurahan Candi, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, Kamis sore (11/1/2024). Foto dok

Seorang siswa SD di Kelurahan Wonotingal, Kecamatan Candisari Semarang dilaporkan hilang di aliran sungai Kagok saat hujan deras yang mengguyur kota Semarang, pada Kamis (11/1) sore.

Ketua RW 05 kelurahan Wonotingal, Teguh mengatakan, informasi awal yang diterima sekitar jam 14.30 WIB. Pada saat itu, Anak-anak main perosotan di depan TK (Kagok),

"Mungkin saat prosotan tadi turunnya bablas hingga  jatuh ke Kali Kagok" kata Teguh saat dihubungi wartawan Kamis sore.

Dia menjelaskan saat kejadian tadi, korban bernama Alif itu, infonya menggunakan kaos biru.

Dia mengatakan Alif (8) tercatat masih duduk di kelas 2 SD negeri Wonotinggal merupakan anak dari Arif Poeng warga RT 08 RW 05 Kelurahan Wonotingal, Kecamatan Candisari, Kota Semarang.

Saat berita ini diturunkan, Tim SAR dan relawan masih melakukan pencarian korban anak hanyut, yang dibagi dalam 2 tim.