SMP Negeri 1 Gladagsari Boyolali Deklarasi 'Jateng Zero Knalpot Brong'

Siswa-siswi SMP Negeri 1 Gladagsari mengucapkan deklarasi 'Jateng Zero Knalpot Brong', Selasa (23/1).
Siswa-siswi SMP Negeri 1 Gladagsari mengucapkan deklarasi 'Jateng Zero Knalpot Brong', Selasa (23/1).

Seluruh siswa dan tenaga pengajar SMP Negeri 1 Gladagsari Boyolali sepakat menolak knalpot brong di lingkungan sekolahan.


Wujud penolakan ini dengan melakukan deklarasi serta pemasangan Maklumat Kapolda Jateng tentang larangan penggunaan knalpot brong dan stiker di SMP Negeri 1 Gladagsari.

"Kegiatan ini sebagai tanda komitmen sekolah dalam mendukung kampanye 'Jateng Zero Knalpot Brong' demi menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman," kata Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Gladagsari Giyono usai kegiatan, Selasa (23/1).

Sebelumnya, para siswa SMP Negeri 1 Gladagsari Boyolali mengikuti serta pembinaan dibalut apel/ upacara bendera di SMP Negeri 1 Gladagsari, Desa Kembang, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali.

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Gladagsari juga menyampaikan, ucapan terima kasih kepada Polres Boyolali, Polsubsektor Gladagsari, dan Koramil 5 Ampel atas pembinaan dan imbauan terkait bullying dan larangan penggunaan knalpot brong.

Ia berharap siswa dapat memahami larangan tersebut dan melaksanakan kegiatan belajar dengan baik.

Kasubbag Binops Polres Boyolali AKP Sarwoko, menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak SMP Negeri 1 Gladagsari atas waktu dan kesempatan diberikan untuk memberikan pembinaan terhadap siswa.

"Tugas pokok pelajar adalah belajar, dengan menitikberatkan pada adab, etika, dan sopan santun baik di sekolah maupun di rumah," ungkap AKP Sarwoko.

Ia juga menyosialisasikan bullying atau perundungan sebagai langkah preventif agar tidak terjadi di lingkungan sekolah.

Selain itu, memberikan imbauan kepada siswa belum memiliki SIM untuk tidak mengendarai sepeda motor serta tidak menggunakan knalpot brong.