Sudah Amankan 553 APK, Bawaslu Sukoharjo Mulai Awasi Kampanye

Bawaslu Sukoharjo gelar apel Siaga Pengawasan Tahapan Kampanye Pemilu 2024 tingkat Kabupaten di Alun-Alun Satya Negara Sukoharjo, Senin (27/11/2023).
Bawaslu Sukoharjo gelar apel Siaga Pengawasan Tahapan Kampanye Pemilu 2024 tingkat Kabupaten di Alun-Alun Satya Negara Sukoharjo, Senin (27/11/2023).

Sampai hari ini dilaporkan, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sukoharjo, sudah mengamankan sebanyak 553 alat peraga kampanye (APK) dari 12 kecamatan di Sukoharjo. Dengan dimulainya masa kampanye, tugas Bawaslu akan bertambah dengan melakukan pengawasan jalannya masa kampanye.


Hal tersebut disampaikan Ketua Bawaslu Kabupaten Sukoharjo, Rochmad Basuki, usai Apel Siaga Pengawasan Tahapan Kampanye Pemilu 2024 tingkat Kabupaten di Alun-Alun Satya Negara Sukoharjo, Senin (27/11/2023). 

"Besok mulai masa kampanye kami ingatkan kesiapan dalam pelaksanaan tahapan kampanye. kepada seluruh jajaran pengawas, pengawas Pemilu tingkat desa hingga kabupaten/kota merupakan ujung tombak dalam pengawasan pelaksanaan Pemilu. Pengawasan merupakan jalannya pesta demokrasi dapat berjalan dengan jujur, adil, langsung, umum, serta rahasia," kata Rochmad.

Rochmad menyampaikan untuk selalu mengoptimalkan pencegahan dengan identifikasi permasalahan dan isu-isu tahapan kampanye, memetakan potensi kerawanan serta untuk selalu menjalin koordinasi dengan berbagai stakeholder. 

Sementara Bupati Kabupaten Sukoharjo, Etik Suryani menyampaikan bahwa tahun 2024 ini adalah pemilu pertama di Indonesia yang menggelar Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD dan DPRD serta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden juga Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, artinya sebuah kegiatan besar bagi bangsa Indonesia. 

"Tujuan Apel Siaga ini adalah bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan pemilu yang jurdil, bermartabat dan berintegritas sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945 dan peraturan yang berlaku." kata Bupati Etik. 

Bupati juga berharap agar jajaran Pengawas dari semua tingkatan agar melakukan pencegahan untuk menekan potensi yang dapat menimbulkan pelanggaran di setiap tahapan. Etik juga mengajak kepada seluruh tokoh masyarakat untuk bersatu padu guna mendukung suksesnya pelaksanaan pemilu tahun 2024 mendatang dan untuk menghindari tindakan yang dapat menimbulkan provokasi, Fitnah dan Sara. Tegasnya 

Adapun rangkaian acara Apel Siaga pengawasan turut dihadiri seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Pengawas Pemilu Kecamatan, Pengawas Desa/Kelurahan. Dalam kegiatan tersebut disuguhkan tarian tradisional yakni Tari Bawaslu Tumadang dari Komunitas Kembang Setaman Sukoharjo.