Sukses Tangani Pengendalian Penduduk, Bupati Purbalingga Raih Penghargaan Manggala Karya Kencana

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi dianugerahi penghargaan Manggala Karya Kencana Tahun 2023 dari Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo di Gor Indoor Sasana Krida Perwira Komplek GOR Goentoer Darjono Purbalingga.
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi dianugerahi penghargaan Manggala Karya Kencana Tahun 2023 dari Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo di Gor Indoor Sasana Krida Perwira Komplek GOR Goentoer Darjono Purbalingga.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi dianugerahi penghargaan Manggala Karya Kencana Tahun 2023, atas dedikasi dan komitmennya sebagai kepala daerah dalam program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana atau Program Bangga Kencana di Kabupaten Purbalingga.


Penyematan dan penyerahan penghargaan dilakukan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo di Gor Indoor Sasana Krida Perwira Komplek GOR Goentoer Darjono yang dilanjutkan dengan acara Temu Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) Kabupaten Purbalingga, Senin (20/11/23).

"Kami memberikan penghargaan ini karena program Bangga Kencana atau program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana di Purbalingga ini menjadi sukses karena dipimpin oleh seorang Bupati yang sangat luar biasa," ungkap Hasto Wardoyo.

Hasto menyebutkan salah satu permasalahan yang dihadapi oleh Bangsa Indonesia adalah Kualitas sumber daya manusia (SDM) yang masih harus ditingkatkan.

"Kalau kita berbicara pembangunan SDM, maka salah satu yang perlu diperhatikan adalah kawin usia muda. Tapi saya lihat di Purbalingga sudah bagus karena setiap seribu (pernikahan-red), yang kawin pada usia muda disini tidak lebih dari 20 orang, sehingga ibu Bupati sudah kerja keras. Untuk nasional rata-rata setiap seribu ada 26 orang, tapi di Purbalingga sudah dibawah itu," katanya.

Sementara itu Bupati, Dyah Hayuning Pratiwi menyebutkan, total fertility rate (TFR) atau angka kelahiran Kabupaten Purbalingga berada di angka 2,03 dan prevalensi stunting 12,13 persen atau diatas target nasional.

"Pembangunan SDM untuk menuju Indonesia Emas 2045 ini perlu kita sengkuyung bareng-bareng, tidak hanya pembinaan keluarga tetapi pembangunan kependudukan. Kalau kita bicara total fertility rate atau angka kelahiran di 2023, Purbalingga berada di angka 2,03 jadi kalau dibandingkan dengan provinsi Jawa Tengah, nilai TFR nya masih lebih baik, tentu berkat perjuangan kader-kader KB di lapangan," ungkapnya.

Bupati Tiwi berharap dengan diterimanya penghargaan Manggala Karya Kencana akan semakin meningkatkan komitmen dan kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah dan kader untuk terus mensukseskan program Bangga Kencana di Purbalingga.

"Sehingga nanti output dari program ini yaitu membangun keluarga yang berkualitas bisa terealisasi di Kabupaten Purbalingga," katanya.

Pada Kesempatan Tersebut Bupati Tiwi dan Kepala BKKBN Hasto Wardoyo juga menyerahkan secara simbolis 32 kendaraan operasional bagi Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kabupaten Purbalingga dan meninjau pelayanan KB gratis.