Tanggapan Bupati Karanganyar atas Warganya yang Meninggal saat Mengikuti Diklatsar Menwa

Bupati Karanganyar Juliyatmono prihatin dengan meninggalnya Gilang Endi mahasiswa UNS,  warga Desa Dayu Kecamatan Karangpandan saat mengikuti pendidikan dan latihan dasar (Diklatsar) Menwa  Senin (25/10) lalu.


"Pastinya kami ikut prihatin. Berdoa semoga almarhum  husnul khotimah. Bagi keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan kesabaran. Dan menyerahkan kasusnya pada pihak berwajib," jelas Juliyatmono, Rabu (27/10). 

Ditambahkan Juliyatmono, saat ini kasus meninggalnya Gilang telah ditangani oleh Polresta Surakarta. Percayakan pengungkapan kasusnya kepada pihak kepolisian.

"Kita doakan saja kasusnya cepat selesai," ucapnya. 

Terpisah Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka juga meminta maaf melalui  media sosial. Kepada sejumlah media Gibran menjelaskan alasan menyampaikan permintaan maaf di akun instagram tersebut. 

Awalnya ada akun yang  me-mention akun Gibran di Instagram terkait berita meninggalnya seorang mahasiswa UNS usai mengikuti Diksar. 

"@gibran_rakabuming piye mas Wali iki?” tulis akun @faeyza_33.

"Ya Pak. Saya minta maaf ini salah saya,” tulis Gibran melalui akun instagramnya @gibran_rakabuming

Permintaan maaf disampaikan orang nomor satu di Solo karena apapun yang terjadi juga menjadi tanggung jawabnya sebagai pemangku wilayah. 

"Kejadian apapun yang terjadi di wilayah Solo itu ya menjadi tanggung jawab saya juga," jelas Gibran.  

Gibran pastikan, komentar di akun @gibran_rakabuming yang membalas bukan admin, namun dirinya sendiri yang menulis.  

"Ya aku to yo. Wong cetho centang biru (akun terverifikasi)," tandasnya.