Semarang - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah belum mendapatkan hasil atas penyelidikan dalam kasus dugaan para kepala desa beri dukungan bagi salah satu calon di pemilihan gubernur (Pilgub) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Tengah 2024.
- Agus-Nadia Dalam Penetapan Bupati Dan Wakil Bupati Terpilih Hasil Pilkada 2024
- Temanggung Peringkat 4 Se-Jawa Tengah Dalam Jumlah Partisipasi Pemilih Pilkada 2024
- Sekilas Mengenal Sang Puteri Yang Naik Tahta
Baca Juga
Kasus yang ditangani itu belum terungkap dan masih dalam proses penyelidikan.
Komisioner Bawaslu Jateng Sosiawan menjelaskan, pihaknya belum mendapatkan hasil, maka kasus yang diduga merupakan temuan pelanggaran dalam Pilkada itu tak bisa diinformasikan ke masyarakat. Namun, pihaknya memastikan jika sudah mendapatkan hasil, segera ada tindak lanjutnya.
"Segera kita sampaikan ke masyarakat jika sudah ada hasil dari proses penyelidikan," kata Sosiawan, Selasa (19/11).
Selain terkait kasus itu, Bawaslu Jateng mendapatkan temuan, sebanyak 30-an laporan dugaan pelanggaran dalam tahapan Pilkada Serentak Jawa Tengah 2024. Kebanyakan kasus berupa kampanye hitam dan informasi hoaks yang beredar di media sosial.
Oleh karena banyaknya temuan didapatkan, Bawaslu Jawa Tengah meminta seluruh pihak khususnya masyarakat bisa lebih hati-hati dalam menerima segala informasi didapatkan, terutama di media sosial. Antisipasi serta menjaga kondusifitas suasana damai amat penting menjelang pelaksanaan Pilkada Jawa Tengah 2024.
Di dalam menekan penyebaran informasi-informasi hoaks di masyarakat, Bawaslu juga melibatkan peran serta dukungan media massa. Media peranannya dinilai jadi terdepan serta tugasnya sebagai benteng dalam memilah-milah informasi guna edukasi bagi masyarakat.
Selama kampanye ini, sampai akhir sekarang dekat pemilihan, temuan yang didapat Bawaslu Jateng dalam hal kampanye hitam serta beredarnya hoaks semakin banyak. Demi meminimalisir, Bawaslu Jateng butuh dukungan media serta partisipasi masyarakat.
"Bawaslu, dalam bekerja, butuh partisipasi dari masyarakat dan dukungan semua pihak. Termasuk juga dalam mencegah pelanggaran, kita harapkan masyarakat bisa ikut lapor jika menemukan pelanggaran-pelanggaran yang terjadi. Pilkada Jawa Tengah ini semoga dalam penyelenggaraan sampai selesai, damai, lancar tanpa ada halangan suatu apa pun," harap Komisioner Bawaslu Jateng itu.
- Baznas Kota Surakarta Kukuhkan Pengurus BTB
- Aksi Tanam Jagung 1 Juta Hektare, Polres Wonogiri Untuk Dukung Ketahanan Pangan Prabowo
- Kota Semarang Tingkatkan Layanan Darurat 112 Bagi Masyarakat