Tingkatkan Inovasi Bidang Parekraf agar Mampu Mendorong Perekonomian Nasional

Diperlukan berbagai upaya adaptasi dalam menghadapi sejumlah perubahan di masa pandemi dengan melakukan inovasi di bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), dalam upaya ikut mendorong perekonomian nasional.


"Proses adaptasi oleh para pelaku UMKM di daerah dapat dimulai lewat partisipasi, keterlibatan parsial atau menyeluruh dalam setiap kegiatan Parekraf baik yang sifatnya untuk pengetahuan maupun  pemberdayaan," kata Anggota Komisi X,  Senin (8/11).

Acara yang diikuti 50 pegiat UMKM dari Kabupaten Jepara, Demak dan Kudus, Jawa Tengah itu, juga dihadiri oleh Nurhidayat (Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Jepara), Zamroni Lestiaza (Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jepara), dan Novantiar (Sub Koordinator Program dan Penganggaran Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kemenparekraf RI).

Selain itu hadir pula Padmono Wisnugroho (Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Kab Jepara) dan Sunarto (Anggota DPRD Kab Jepara Fraksi NasDem).

Berbagai bentuk program, ujar Lestari, telah dicanangkan oleh pemerintah untuk membangkitkan sektor Parekraf, baik program penguatan secara teknis dan peningkatan kualitas SDM.

Sejumlah program di bidang Parekraf itu, jelas Rerie sapaan akrab Lestari, diharapkan mampu menghasilkan input dan output produk yang maksimal.

"Untuk mendorong kebangkitan ekonomi nasional diperlukan kreativitas serta perpaduan ilmu pengetahuan dan teknologi  untuk membangun dan mengembangkan unit usaha  yang bisa  dimulai dari para pelaku UMKM," ujar Rerie, yang juga Wakil Ketua MPR RI bidang penyerapan aspirasi masyarakat dan daerah, dari Fraksi Partai NasDem itu.

Kolaborasi dan partisipasi semua pihak, tegas anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, menjadi kata kunci untuk pemulihan dan kebangkitan perekonomian daerah.

Penyelenggaraan event daerah, jelas Rerie, dapat menjadi langkah awal maupun  lanjutan bagi UMKM untuk promosi wisata, budaya dan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. 

Dengan  demikian, tegasnya, setiap bantuan dan stimulus pemerintah dapat diserap tepat sasaran dan masyarakat bisa menjadi  pelaku utama dalam transisi pemulihan ekonomi.