Truk Terguling di Exit Tol Bawen, Satlantas Polres Semarang: Disebabkan Ganggu Fungsi Rem

Truk tronton nopol Z 9207 WA yang terguling di exit tol Bawen saat dievakuasi petugas. Foto : Ist/ Erna Yunus B 
Truk tronton nopol Z 9207 WA yang terguling di exit tol Bawen saat dievakuasi petugas. Foto : Ist/ Erna Yunus B 

KBO Satlantas Polres Semarang Iptu Zaenudin mengatakan, kecelakaan tunggal menyebabkan truk tronton nopol Z 9207 WA hingga terguling di exit tol Bawen disebabkan oleh gangguan fungsi rem.


Hal ini dipastikan setelah Satlantas Polres Semarang melakukan penyelidikan serta meminta keterangan sopir truk serta saksi-saksi.

"Saat melaju keluar dari gerbang tol Bawen, rem truk tidak berfungsi normal. Karena jalan menurun truk yang melaju kencang tidak terkendali," kata Iptu Zaenudin, Minggu (17/12).

Hingga akhirnya, lanjut Zaenudin, pengemudi truk Hery Soebagyo (53) warga Jalan Sinar Kencana IV/No 950 D, Kel Kedungmundu, Kec Tembalang, Kota Semarang mencoba banting stir.

Naas, karena maju truk tak terkendali serta bermaksud mengurangi korban jiwa Hery mengarahkan truknya naik ke taman hingga terguling di jalur dari arah Salaiga.

Sementara, Hery mengaku awalnya sejak dalam perjalanan dari Jakarta, rem trukny normal. Truk tronton muatan plastik itu semula melaju dari gerbang tol Bawen menuju exit tol dan akan mengirim barang ke Klaten.

Namun, 100 meter dari keluar dari pintu gerbang Exit Tol. Bawen ia dikagetkan dengan rem truk yang mulai tidak berfungsi.

"Saya merasakan rem tidak berfungsi 100 meter sejak keluar dari gerbang tol Bawen itu. Bahkan, saat saya injak pedal rem, truk tetap melaju. Setelah itu, truk terus melaju kencang di jalan menurun menuju exit tol Bawen," ujarnya.

Untuk menghindari banyak korban, Hery memutuskan masuk ke taman di exit tol Bawen hingga masuk ke jalan jalur ke Salatiga dan truk terguling.

Beruntung, dari arah Salatiga tidak ada kendaraan yang berhenti di traffic light.