Video Satir Buatan China 'No Time to Die Laughing' Ditanggapi Santai oleh Kepala MI6

Alih-alih mendapat kecaman, video satir berjudul 'No Time to Die Laughing' produksi media Pemerintah China justru mendapat sambutan positif dari Kepala MI6 Richard Moore.


Moore bahkan menganggap video yang dirilis Kantor Berita Xinhua yang isinya mengolok-olok badan intelijen London dan Washington itu sebagai "publisitas gratis" kepada agensinya, dikutip dari Kantor Berita Politik RMOL.

Video parodi film 'James Bond' itu berpusat pada dua mata-mata ala 'MI6' – Agen 0,07 dan 0,06 – yang terlihat mendiskusikan fiksasi agensi tersebut pada China sebagai 'prioritas utama' yang harus mereka selidiki.

Menanggapi video yang dibagikan Xinhua, Moore berterima kasih kepada media China itu atas ketertarikan mereka pada MI6, serta publisitas gratis yang tak terduga.

Dalam cuitannya di Twitter, Moore juga membagikan tautan ke pidato hawkish yang disampaikannya di Institut Internasional untuk Studi Strategis November lalu, di mana dia menjuluki Beijing sebagai "prioritas tunggal terbesar" untuk agen mata-mata, yang tampaknya memberikan inspirasi kepada pembuat video sindiran itu.

“Ini bukan hanya tentang mampu memahami Tiongkok dan pengambilan keputusan Tiongkok. Kita harus dapat beroperasi tanpa terdeteksi sebagai badan intelijen rahasia di mana pun dalam jaringan pengawasan di seluruh dunia,” bantah Moore pada saat itu, mengecam Beijing sebagai negara otoriter.

Pertama kali diterbitkan awal pekan ini, klip itu juga mengambil gambar di Amerika Serikat, dengan bercanda menyor

Adegan tersebut kemungkinan menyindir pernyataan mantan penasihat keamanan nasional AS Robert O'Brien sebelumnya mengklaim Washington memiliki bukti bahwa Huawei dapat "mengakses informasi sensitif dan pribadi" pada perangkat pengguna.oti aparat mata-mata global yang dibuat oleh Badan Keamanan Nasional (NSA), serta perlakuan kasar terhadap pelapor dan jurnalis seperti Edward Snowden dan Julian Assange.

Dari 17 badan intelijen utama Washington, belum ada yang mengakui video tersebut atau berterima kasih kepada China atas sorotan seperti yang dilakukan Moore.

Parodi itu berlanjut dengan adegan membela perusahaan telekomunikasi China Huawei dari tuduhan bahwa ia mengawasi pelanggannya menggunakan 'pintu belakang' rahasia, dengan pemeran 'Agen 0,06' menyebut gagasan itu "omong kosong."