Wakapolri: Ungkap Kasus Novel, Kini Polri Tak Lagi Sendiri

Wakapolri Komjen Syafruddin memastikan kasus penyiraman air keras ke wajah penyidik senior KPK Novel Baswedan terus dilakukan.


Salah satu upaya, Polri membuka ruang bagi institusi lain seperti Komnas HAM dan Ombudsman dalam upaya mengungkap kasus tersebut .

"Ya itu jalan terus. Itu kan Komnas HAM sudah gabung, Ombudsman sudah gabung, ya kan. Polri sudah tidak melaksanakan sendiri,silakan saja diungkap," kata Syafruddin di Masjid Al Ittihad, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (13/4) seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL

Syafruddin menekankan, pihaknya tidak angkat tangan terkait kasus Novel sebagaimana diperintah Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Polri ikut saja apa perintahnya, sekarang Komnas HAM masuk silakan, Ombudsman masuk, DPR masuk, sekarang semua unsur sudah masuk. Bukan ditangani Polri sendiri," tambah dia.